Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenparekraf : Berwisata Lebih Nyaman dengan Masker

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan berwisata di era adaptasi normal baru lebih nyaman dan aman dengan menggunakan masker demi meminimalkan potensi penularan Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Oktober 2020  |  16:15 WIB
Pengunjung berwisata mengenakan masker di Kepri Coral, Kota Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu. ANTARA
Pengunjung berwisata mengenakan masker di Kepri Coral, Kota Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu. ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan berwisata di era adaptasi normal baru lebih nyaman dan aman dengan menggunakan masker demi meminimalkan potensi penularan Covid-19.

Koordinator Pengembangan Jejaring dan Kapasitas Wisata MICE Kemenparrekraf, Titik Lestari mengingatkan seluruh pelaku wisata agar terus mengenakan masker.

"Masker jangan dilepas, harus dipertegas dan rapi," kata Titi saat mengunjungi destinasi wisata yang dikelola masyarakat, Pandang Tak Jemu di Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu (11/10/2020).

Ia mengatakan, di era adaptasi normal baru ini, pengunjung tidak hanya melihat dari keindahan alam atau atraksi yang ditawarkan saja. Melainkan juga keamanan dan kesiapan pengelola mengantisipasi penularan virus corona.

"Kalau protokol kesehatan diterapkan, tamu akan datang, berangsur," kata dia. Apalagi, saat ini industri MICE di Batam mulai kembali hidup, dengan pertemuan-pertemuan.

Ia menyatakan, sebagai insentif, maka peserta MICE akan diajak berjalan-jalan ke destinasi wisata. Karenanya pengelola harus menyiapkan diri. "Disiplin mencegah, itu yang dicari calon wisatawan," kata dia.

Pengunjung berwisata mengenakan masker di Kepri Coral, Kota Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu. (foto Antara, Naim)

Sepakat dengan Titi, pelancong lokal, Margaretha Nainggolan juga menyatakan lebih nyaman berwisata mengenakan masker. Dia mengatakan bahwa ada kekhawatiran apabila harus berinteraksi dengan orang lain apabila tidak mengenakan masker.

"Karena sudah terbiasa sejak awal pandemi, jadi saya lebih baik tidak menegur orang kalau tidak mengenakan masker. Juga begitu dengan tempat wisata, saya pasti menghindari ke tempat-tempat yang banyak tidak pakai masker," kata dia.

Hal senada dikatakan pelancong lokal lainnya, Putra, yang menyatakan lebih nyaman mengenakan masker saat berwisata.

Ia mengaku menyiapkan sejumlah masker setiap bepergian, termasuk saat berwisata. "Biar saja repot, tiap empat jam sekali harus ganti, yang penting terhindar dari virus," kata dia.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata masker Protokol Pencegahan Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top