Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

General Electric Angkat Kaki dari Bisnis Proyek PLTU Baru

General Electric berfokus pada bisnis pembangkit listrik yang memiliki keekonomian yang menarik dan bertumbuh.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 22 September 2020  |  17:11 WIB
General Electric - cnbc.com
General Electric - cnbc.com

Bisnis.com, JAKARTA — General Electric mengumumkan rencananya untuk angkat kaki dari bisnis proyek pembangkit listrik berbahan bakar batu bara.

Seperti dikutip dari keterangan resmi perusahaan, Selasa (22/9/2020), anak usahanya, GE Steam Power, akan berkoordinasi dengan pihak pelanggan untuk mencapai komitmen baru tersebut dan kemungkinan perusahaan akan melakukan divestasi, penutupan lokasi, dan pertimbangan lainnya yang sesuai mengingat saham anak usaha juga dimiliki publik.

Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut akan terus fokus dan berinvestasi dalam bisnis energi terbarukan dan pembangkit listrik, bekerja membuat listrik lebih terjangkau, andal, mudah diakses, dan berkelanjutan.

GE Steam Power akan terus mengirim turbin untuk pasar nuklir dan tetap memberi layanan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir dan batu bara yang ada.

Russell Stokes, Wakil Presiden Senior GE dan Presiden & CEO GE Power Portfolio, mengatakan bahwa dengan transformasi berkelanjutan GE, perusahaan berfokus pada bisnis pembangkit listrik yang memiliki keekonomian yang menarik dan bertumbuh.

"Saat kami ingin keluar dari pasar pembangkit tenaga batu bara baru kami akan terus mendukung pelanggan kami, membantu mereka untuk menjaga pabrik mereka tetap berjalan dengan cara yang hemat biaya dan efisien dengan teknologi dan keahlian layanan terbaik di kelasnya,” ujar Russel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

general electric
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top