Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Berita Populer Ekonomi, Pak Jokowi Bisa Kena Impeachment Gara-Gara Perppu Reformasi Sistem Keuangan dan Akhirnya, Garuda (GIAA) Copot Stiker RANS di Badan Pesawat

Berita Jokowi bisa kena impeachment gara-gara perppu reformasi sistem keuangan jadi berita terpopuler kanal Ekonomi hari ini, Rabu (2/9/2020).
Laras Devi Rachmawati
Laras Devi Rachmawati - Bisnis.com 02 September 2020  |  16:13 WIB
Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7/2020). - Antara
Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7/2020). - Antara

1. Pak Jokowi Bisa Kena Impeachment Gara-Gara Perppu Reformasi Sistem Keuangan

Pembahasan Perppu Reformasi Sistem Keuangan dinilai akan membahayakan sistem keuangan dan ekonomi Indonesia bahkan bisa membuka peluang terhadap pemakzulan presiden.

Menurut Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan, pembahasan Perppu Reformasi Keuangan harus didasari oleh adanya sebuah kondisi yang memaksa atau genting. Di luar kondisi tersebut, maka pembentukan Undang-undang harus dilakukan dengan cara yang normal yakni lewat pengajuan rancangan undang-undang, dan seterusnya. Jika dipaksakan, kata dia, akan membuat penerbitan Perppu menjadi ilegal.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Gaet GVK, Konglomerat India Ini ‘Kuasai’ Dua Bandara Besar di Indonesia

Pembelian saham pengendali di Mumbai International Airport Ltd., unit GVK yang menjalankan bandara tersibuk kedua di India oleh Adani Enterprises Ltd., akan membantu Adani Enterprises Ltd., milik konglomerat Gautam Adani, mendapat banyak kekuatan dalam industri penerbangan yang dimasukinya tahun lalu dengan memenangkan enam bandara yang diprivatisasi oleh pemerintah dengan model sewa jangka panjang.

Kesepakatan pembelian saham itu akan membantu Adani Airport Holdings Limited (AAHL), perusahaan induk Adani Group untuk bisnis bandara dan anak perusahaan Adani Enterprises Limited, mengambil kendali atas Navi Mumbai International Airport Ltd. (NMIAL) yang sedang dibangun—yang 74 persen sahamnya dimiliki oleh MIAL.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Cek di Sini, Penurunan Tarif Listrik Periode Oktober-Desember

Tarif tenaga listrik untuk pelanggan tegangan rendah nonsubsidi periode Oktober—Desember 2020 ditetapkan sebesar Rp1.444,70 per kWh atau turun Rp22,5 per kWh dari periode sebelumnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif telah menetapkan penyesuaian tarif tenaga listrik periode Oktober—Desember 2020 untuk tujuh golongan pelanggan nonsubsidi. Hal ini termuat dalam Surat Menteri ESDM kepada Direktur Utama PT PLN (Persero) pada 31 Agustus 2020.

Baca berita selengkapnya di sini.

4. Deflasi Dua Bulan Terakhir, Indonesia Terancam Resesi

Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,05 persen pada Agustus. Bulan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat indeks harga konsumen (IHK) juga sama, yaitu 0,10 persen.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan bahwa ini menandakan sisi permintaan mengalami tekanan, sehingga produsen tidak berani menaikkan harga jual barangnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

5. Akhirnya, Garuda (GIAA) Copot Stiker RANS di Badan Pesawat

PT Garuda Indonesia Tbk. mengaku sudah tidak memasang lagi logo RANS di pesawat Airbus A3300-900neo setelah kunjungan artis Raffi Ahmad yang ke hanggar pesawat BUMN itu pada Minggu (30/8/2020).

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan bahwa kehadiran influencer menjadi salah satu strategi perusahaan untuk ikut mengampanyekan terbang aman, nyaman, dan mudah.

Baca berita selengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi deflasi tarif listrik perppu Berita Terpopuler
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top