Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kartu Prakerja Sudah Masuk Gelombang 6, Begini Perkembangan Kuotanya

Gelombang 5 pendaftaran Kartu Prakerja resmi ditutup pada Sabtu (29/8/2020), pukul 08.00 WIB. Sehingga, jumlah 2,28 juta penerima atau peserta ini sudah mencapai 40,7 persen dari kuota yang disiapkan pemerintah, yaitu 5,6 juta peserta.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Agustus 2020  |  04:14 WIB
Kolom pendaftaran pada laman prakerja.go.id, Sabtu (8/8/2020). Pemerintah kembali membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 4 untuk menekan angka pengangguran dengan kuota untuk 800 ribu orang.  - ANTARA
Kolom pendaftaran pada laman prakerja.go.id, Sabtu (8/8/2020). Pemerintah kembali membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 4 untuk menekan angka pengangguran dengan kuota untuk 800 ribu orang. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Program Kartu Prakerja yang jadi andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berjalan empat bulan lebih. Sejak dibuka pertama kali pada Sabtu, 11 April 2020, sampai hari ini sudah ada lima gelombang pendaftaran.

“Jumlah penerima Kartu Prakerja gelombang 1 sampai 5 sudah mencapai 2,28 juta,” kata Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, Sabtu (29/8/2020).

Terakhir, gelombang 5 resmi ditutup pada pagi tadi, pukul 08.00 WIB. Sehingga, jumlah 2,28 juta penerima atau peserta ini sudah mencapai 40,7 persen dari kuota yang disiapkan pemerintah, yaitu 5,6 juta peserta.

Jumlah peserta ini akan terus bertambah karena saat ini, pendaftaran gelombang 6 sedang berjalan. Gelombang 6 dibuka pada Kamis, 27 Agustus 2020. Kuotanya 800 ribu orang.

Untuk menjalankan program ini, pemerintah mengucurkan uang tak kurang dari Rp20 triliun. Selanjutnya, masing-masing peserta mendapatkan uang Rp3,55 juta. Peruntukan awal adalah untuk biaya pelatihan (Rp1 juta).

Sisanya adalah dana insentif sebesar Rp2,55 juta. Pertama, insentif pelatihan Rp600 ribu selama empat bulan (Rp2,4 juta). Kedua, insentif pengisian survei Rp50 ribu untuk 3 kali survei (Rp150 ribu).

Louisa belum bisa menjelaskan berapa besar anggaran yang sudah dikeluarkan dari total Rp20 triliun ini, untuk 2,28 juta peserta tersebut. “Angka-angka ini saya butuh waktu karena bergerak sangat cepat,” ujarnya.

Adappun, untuk biaya pelatihan, angkanya sebesar Rp2,28 triliun, yakni didapat dari biaya pelatihan Rp1 juta dikali jumlah peserta. Sementara itu, dana insentif Rp2,55 juta per orang ini yang bergerak terus. “Setiap hari ada yang menyelesaikan pelatihan pertama mereka,” kata Louisa.

Selanjutnya yaitu tahap evaluasi. Louisa mengatakan manajemen pelaksana terus memantau perkembangan para alumni dari program ini. Terutama, mereka yang sudah mendapatkan seluruh pelatihan dan dana insentif, dengan total Rp3,55 juta per orang tersebut.

Louisa mengatakan ada alumni yang sudah menjadi wirausaha dalam berbagai bidang. Ada juga yang sudah mendapatkan pekerjaan. Tapi, belum ada akumulasi data sementara mengenai para alumni ini.

Louisa juga belum bisa menjelaskan, apakah untuk alumni Kartu Prakerja yang menjadi wirausaha, sudah tercatat sebagai calon penerima bantuan produktif Rp2,4 juta dari Jokowi. Bantuan ini diberikan Jokowi untuk 12 juta UMKM secara cuma-cuma, termasuk yang baru memulai usaha.

Saat ini, Louisa menyebut data para alumni ini sedang dikumpulkan. Manajemen pelaksana berkoordinasi dengan lembaga pelatihan juga. Sudah ada beberapa nama, dan itu yang sedang diverifikasi dan didokumentasikan. “Kami update lagi nanti kalau data yang kami punya sudah terverifikasi,” ujar Louisa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm kredit produktif kartu prakerja

Sumber : Tempo

Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top