Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Strategi Maskapai Operasikan Rute Internasional

Maskapai nasional belum sepenuhnya mengoperasikan rute internasionalnya selama pandemi ini, berbeda dengan rute domestik yang secara bertahap mulai kembali normal.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  19:37 WIB
Petugas melakukan rutinitas pemeriksaan di selasar Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Rachman
Petugas melakukan rutinitas pemeriksaan di selasar Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Maskapai domestik mulai membuka rute domestiknya secara bertahap sesuai dengan tujuan pemerintah menggerakkan pariwisata domestik, tetapi untuk rute internasional justru sebaliknya.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan untuk rute Internasional di wilayah MEA (Middle East) dan China sampai dengan saat ini masih diberlakukan penghentian total sampai pemberitahuan lebih lanjut.

“Adapun, untuk rute internasional lainnya, perseroan melakukan penyesuaian frekuensi dengan memperhatikan demand dan perkembangan kondisi di negara maupun daerah tersebut,” jelasnya, Selasa (25/8/2020).

Selama Agustus ini, maskapai pelat merah tersebut membuka rutenya untuk Jakarta - Sydney dan sebaliknya, Jakarta-Amsterdam dan sebaliknya, Jakarta – Perth dan sebaliknya. Kemudian Jakarta – Osaka dan sebaliknya, Jakarta – Haneda dan sebaliknya. Selain itu, Jakarta-Singapura dan sebaliknya, Jakarta – Kuala Lumpur dan sebaliknya, Jakarta – Hong Kong dan sebaliknya.

Sementara itu, VP Corporate Secretary AirAsia Indah Permatasari Saugi mengatakan sejak mengoperasikan kembali penerbangan berjadwal pada tanggal 19 Juni 2020, anak usaha Perseroan PT Indonesia AirAsia (maskapai) telah membuka kembali 11 rute penerbangan domestik dan internasional.

Dia mengatakan secara bertahap rute lainnya akan segera dibuka menyesuaikan dengan kondisi permintaan pasar dan situasi pembatasan perjalanan di wilayah destinasi.

“Namun rute internasional masih sangat terbatas untuk sementara waktu dikarenakan beberapa negara masih memberlakukan larangan masuk untuk perjalanan wisata dari Indonesia dan sebaliknya,” ujarnya.

Maskapai dengan jenis layanan minimum tersebut mengatakan rute internasional yang beroperasi saat ini dikhususkan untuk membantu perjalanan Warga Negara Indonesia yang ingin kembali ke tanah air dan warga negara asing yang mendapatkan pengecualian untuk memasuki Indonesia dan sebaliknya.

Adapun rute internasional yang beroperasi saat ini yaitu Kuala Lumpur - Surabaya, Kuala Lumpur - Kualanamu, Kuala Lumpur - Lombok dan Penang - Kualanamu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Garuda Indonesia maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top