Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah: Jangan Sampai PDB Indonesia 2020 Negatif, Minimal 0 Persen

Menurut Kemenko Perekonomian, minimal target pertumbuhan ekonomi 0 persen - 0,1 persen.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  15:25 WIB
Deretan gedung perkantoran dilihat dari kawasan Gajah Mada, Jakarta, Kamis (25/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Deretan gedung perkantoran dilihat dari kawasan Gajah Mada, Jakarta, Kamis (25/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA - Kendati di luar ekspektasi, pemerintah berupaya mempertahankan kinerja perekonomian tidak menyentuh angka negatif pada 2020.

Sekretaris I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Raden Pardede mengatakan bahwa di tengah ketidakpastian yang masih tinggi sangat sulit untuk memprediksi kinerja perekonomian tahun 2020.

Namun demikian, pemerintah tetap optimis pada kuartal-kuartal selanjutnya ekonomi mampu tumbuh di angka positif.

"Yang akan ditargetkan pemerintah adalah mencegah resesi 0 persen. Tapi sekarang sulit sekali untuk memproyeksikan pada kuartal III/2020 dan kuartal IV/2020," kata Raden, Rabu (5/8/2020).

Raden menambahkan bahwa pada kuartal III/2020 pemerintah akan terus mengoptimalkan belanja untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan optimalisasi belanja yang dikombinasikan dengan sejumlah stimulus dunia usaha, pemulihan ekonomi bisa berjalan optimal.

"Yang penting jangan sampai kita mencapai negative growth," jelasnya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi indonesia pdb indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top