Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menghindari Resesi Ekonomi, Pemerintah: Butuh Belanja Rp800 Triliun per Kuartal

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahkan mengatakan untuk mengejar gap pertumbuhan, pemerintah perlu membelanjakan duit minimal sebesar Rp800 triliun pada setiap kuartal.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  14:13 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan saat acara peluncuran progam penjaminan pemerintah kepada padat karya dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional di Jakarta, Rabu (29/7 - 2020). Bisnis
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan saat acara peluncuran progam penjaminan pemerintah kepada padat karya dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional di Jakarta, Rabu (29/7 - 2020). Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah akan menggenjot belanja pemerintah baik yang terkait dengan pemulihan ekonomi maupun belanja reguler untuk memulihkan ekonomi dari ancaman resesi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahkan mengatakan untuk mengejar gap pertumbuhan, pemerintah perlu membelanjakan duit minimal sebesar Rp800 triliun pada setiap kuartal.

"Ini tentu dalam beberapa sektor, jadi dengan adanya belanja dalam bentuk bantuan sosial maupun cash daya beli bisa terungkit," kata Airlangga, Rabu (5/8/2020).

Airlangga menuturkan bahwa peningkatan daya beli menjadi kunci pemulihan ekonomi. Apalagi, daya beli (konsumsi) menjadi motor paling besar yang menggerakan perekonomian.

Dengan pulihnya daya beli, gap pertumbuhan yang negatif pada kuartal II/2020 bisa dikejar. Sehingga, harapannya pada kuartal III/2020 ekonomi bisa recovery dan perekonomian berangsur membaik.

"Tren inilah yang sedang dikejar oleh pemerintah," jelasnya.

Airlangga sendiri cukup optimis, berbagai langkah yang dilakukan pemerintah bisa berjalan optimal. Apalagi, pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran ratusan triliun untuk pemulihan ekonomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

resesi belanja pemerintah ekonomi indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top