Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Awak Kabin Garuda (GIAA) Pakai Face Shield? Ini Penjelasan Dirut

Garuda Indonesia sebelumnya disebut-sebut berencana mengganti masker dengan face Shield.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 20 Juni 2020  |  17:09 WIB
Sejumlah warga negara Indonesia berada di pesawat Garuda yang disewa khusus di Bandar Udara Internasional Velana, Maldives, Jumat (1/5 - 2020) malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri gelombang kedua dengan memulangkan 347 pekerja migran Indonesia dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Covid/19. /ANTARA
Sejumlah warga negara Indonesia berada di pesawat Garuda yang disewa khusus di Bandar Udara Internasional Velana, Maldives, Jumat (1/5 - 2020) malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri gelombang kedua dengan memulangkan 347 pekerja migran Indonesia dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Covid/19. /ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – PT Garuda Indonesia (persero) Tbk. memastikan awak kabin tetap menggunakan masker sebagai perlindungan diri meski menggunakan perlindungan tambahan seperti face shield.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pihaknya terus meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan pada seluruh lini operasional. Pihaknya akan selalu mematuhi standar yang telah ditetapkan regulator untuk menjamin kenyamanan dan keamanan penumpang maupun awak kabin yang bertugas.

“Rencana penggunaan face shield oleh awak kabin Garuda pada prinsipnya merupakan APD pelengkap bagi awak kabin dan tidak menggantikan masker yang saat ini telah digunakan oleh awak kabin kami,” kata Irfan dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/6/2020).

Menurutnya penggunaan kelengkapan alat pelindung diri (APD) standar bagi awak kabin adalah masker dan sarung tangan. Selain itu Garuda Indonesia juga tengah mempersiapkan penggunaan APD penunjang lainnya seperti apron sekali pakai untuk awak kabin ketika menyajikan makanan kepada penumpang.

"Secara berkelanjutan kami juga terus melakukan evaluasi terhadap penggunaan kelengkapan APD bagi awak kabin yang paling sesuai dan aman digunakan selama penerbangan, namun tetap memberikan kenyamanan dan keleluasaan berinteraksi dengan pengguna jasa yang tentunya tetap mengacu pada aspek regulasi dan safety yang berlaku," ujarnya.

Irfan menyebutkan dalam fase new normal ini, Garuda Indonesia terus bergerak adaptif mengoptimalkan kualitas layanan serta secara konsisten menjalankan protokol kesehatan guna menjaga kepercayaan dan minat pengguna jasa menggunakan layanan transportasi udara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Garuda Indonesia covid-19 New Normal
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top