Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Lebaran, Pengusaha Angkutan Barang Tak Ada Persiapan

Pengusaha angkutan barang mengaku tidak melakukan persiapan khusus untuk mengantisipasi lonjakan arus distribusi barang menjelang Lebaran 2020.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 18 Mei 2020  |  17:06 WIB
 Truk sarat muatan melintas di jalan Tol Lingkar Luar, Jakarta. Bisnis - Himawan L Nugraha
Truk sarat muatan melintas di jalan Tol Lingkar Luar, Jakarta. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Pengusaha angkutan barang mengaku tidak melakukan persiapan khusus untuk mengantisipasi lonjakan arus distribusi barang menjelang Lebaran 2020 seiring dengan penurunan aktivitas akibat pandemi Covid-19.

Ketua Bidang Angkutan Barang DPP Organda Ivan Kamadjaja mengatakan persiapan jelang Lebaran 2020 kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Aktivitas distribusi tetap normal ketika tahun sebelumnya terdapat libur jelang Lebaran.

"Lebaran kali ini, pertama soal persiapan berbeda bahwa pada 27, 28, dan 29 Ramadan dan seterusnya itu yang dulu-dulu adalah merupakan libur Lebaran, masyarakat banyak yang berlibur. Kali ini business as usual [seperti biasanya]," jelasnya kepada Bisnis.com, Senin (18/5/2020).

Dia mengatakan sudah mengecek ke berbagai pabrik-pabrik, distributor, serta toko-toko seluruhnya masih buka dan melakukan aktivitas bisnis dalam kondisi normal, tidak ada libur Lebaran.

Menurutnya, salah satu dampak dari kondisi business as usual ini yakni, kebutuhan penyetokan gudang yang overflow atau dilebihkan stoknya, kali ini tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya, karena distribusi barang masih berjalan normal.

Ivan menyebut persiapan kedua yakni pihak perusahaan yang harus melakukan sosialisasi kepada para pengemudi truk dan angkutan barang agar tidak mudik dan meliburkan diri.

"Tantangan tersendiri terkait karyawan kami ini, operasi yang tetap berjalan dan pengemudi yang ingin tetap mudik, ini perlu upaya yang sedang kami lakukan agar pengemudi itu tidak mudik karena kami prediksi angkutan barang masih tetap berjalan normal," katanya.

Di sisi lain, dia mensyukuri tidak adanya pelarangan angkutan barang jelang Lebaran 2020 kali ini, karena memang mudik dilarang. Adapun, dengan dilarangnya mudik, maka seharusnya tidak ada lonjakan pengguna kendaraan pribadi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik organda lebaran 2020
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top