Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tahun Depan, Kebijakan Transfer Daerah Bakal Lebih Ketat

Volume TKDD yang terus meningkat dari tahun ke tahun harus diikuti dengan perbaikan pelayanan publik di seluruh daerah.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 12 Mei 2020  |  15:51 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah mengungkapkan akan mereformasi kebijakan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) pada tahun depan.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam pemaparannya atas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2021 pada hari ini, Selasa (12/5/2020).

Sri Mulyani mengatakan volume TKDD yang terus meningkat dari tahun ke tahun harus diikuti dengan perbaikan pelayanan publik di seluruh daerah.

Namun, faktanya adalah masih terdapat kesenjangan dalam penyediaan pelayanan dasar publik antardaerah dan ketimpangan pembangunan.

"Ini memberikan isyarat mutlak untuk mencari format terbaik alokasi anggaran pusat daerah agar tercapai konvergensi pencapaian pembangunan nasional," kata Sri Mulyani.

Pola hubungan pusat dan daerah juga perlu ditinjau ulang dilatarbelakangi oleh Covid-19.

Langkah-langkah penanganan Covid-19 menunjukkann pentingnya sinergi fiskal pusat dan daerah untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta tanggung jawab keuangan daerah untuk mendukung tujuan nasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani dana desa dana transfer daerah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top