Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembangunan Jalan Nasional Telan Dana Hampir Rp5 Triliun di 2020

Kementerian PUPR menargetkan pembangunan jalan nasional sepanjang 369 kilometer pada tahun ini.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 04 Maret 2020  |  17:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengalokasikan anggaran Rp4,98 triliun untuk proyek pembangunan jalan nasional sepanjang 369 kilometer pada tahun ini.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sugiyartanto mengatakan pada tahun 2020 pembangunan jalan yang akan dibangun oleh Direktorat Jenderal Bina Marga sepanjang 369,11 kilometer dengan alokasi anggaran sebesar Rp4,98 triliun.

"Pembangunan jalan sepanjang 369,11 kilometer dengan alokasi anggaran senilai Rp4,98 triliun ini guna melengkapi aksesibilitas jalan nasional dengan beberapa prioritas," katanya kepada Bisnis, Rabu (4/3/2020).

Sugiyartanto menjelaskan beberapa prioritas tersebut yaitu pembangunan jalan di kawasan perbatasan, pembangunan jalan Trans Papua, pembangunan jalan akses menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), serta pembangunan jalan akses menuju pelabuhan dan bandara.

Selain itu, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga juga akan mengerjakan pembangunan jalan akses menuju kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus, penanganan jalan di pulau kecil terluar, dan penuntasan pembangunan jalan Pantai Selatan Jawa, serta pembangunan jalan lintas pulau dan missing link pendukung jalur logistik nasional.

"Direktorat Jenderal Bina Marga memiliki PAGU sebesar Rp42,95 triliun dengan target prioritas untuk TA 2020 ini yaitu infrastruktur jalan senilai Rp26,96 triliun dan infrastruktur jembatan Rp8,74 triliun, sisanya untuk [keperluan] rutin," jelasnya.

Sugiyartato menjelaskan bahwa total anggaran Rp26,96 triliun untuk infrastruktur jalan tersebut meliputi proyek pembangunan jalan, pelebaran jalan menambah lajur, pemeliharaan rutin jalan baru, peningkatan jalan baru, pelebaran jalan menuju standar, rehabilitasi atau rekonstruksi jalan, dan pemeliharaan rutin jalan.

Dia menambahkan bahwa Bina Marga juga melakukan pemeliharaan rutin untuk infrastruktur jalan guna meningkatkan kemantapan jalan nasional.

"Memang wilayah kerjanya dari Aceh sampai Papua, dilakukan pemeliharaan rutin. [Pemeliharaan juga] termasuk teman-teman yang mengelola tol dari BPJT, ada pembenahan bersama-sama juga," ungkapnya.

Adapun untuk infrastruktur jembatan, alokasi dari TA 2020 senilai Rp8,74 triliun diantaranya meliputi pembangunan jembatan, penggantian jembatan, preservasi jembatan termasuk rehabilitasi berkala, pelebaran. Kemudian, preservasi rutin jembatan, pembangunan flyover atau underpass atau terowongan, pembangunan jalan bebas hambatan, dan dukungan lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur bina marga jalan nasional Kementerian PUPR
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top