Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Studi Kelayakan Proyek SPAM Karian Timur Belum Final

BPPSPAM menyatakan bahwa studi kelayakan untuk proyek SPAM Karian Timur belum final karena masih menunggu kesepatan tarif air curah dengan pembeli.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 03 Maret 2020  |  17:17 WIB
Petugas mengecek pompa utama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (15/11/2018). - ANTARA/Zabur Karuru
Petugas mengecek pompa utama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (15/11/2018). - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA - Konsorsium K-Water, LG International, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. selaku pemrakarsa proyek Sistem Penyediaan Air Minum Karian Timur telah menyelesaikan tahap studi kelayakan. Namun, studi tersebut belum final lantaran tarif air curah dengan pembeli belum disepakati.

"Belum final [studi kelayakan] karena tarif dengan off taker juga belum final," kata Anggota Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Unsur Penyelenggara H.M. Limbong kepada Bisnis, Senin (2/3/2020).

Bisnis mencatat, tarif air curah dari SPAM Karian diupayakan untuk setara dengan tarif SPAM Jatiluhur sebesar 3.200 per meter kubik. Para pembeli nantinya adalah PDAM daerah Jakarta dan Tangerang.

Adapun, kapasitas SPAM Karian Timur yang akan dibangun berkisar 4.000 liter per detik hingga 4.500 liter per detik dengan investasi diperkirakan mencapai Rp3 triliun.

Selain SPAM Karian Timur, Adhi Karya juga tengah menggarap proyek pembangunan SPAM Karian Barat yang memiliki kapasitas lebih kecil 1.500 liter per detik dengan investasi pembangunan mencapai Rp1,5 triliun.

Guna melancarkan proses penyelesaian proyek SPAM Karian, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga pun memastikan bahwa proyek tersebut telah diusulkan untuk masuk ke dalam Proyek Steategis Nasional (PSN).

Sementara itu, SPAM Karian akan mendapatkan pasokan air baku dari Bendungan Karian yang memiliki kapasitas sebesar 314,7 juta meter kubik. Pembangunan bendungan yang ditargetkan rampung pada 2021 ini diharapkan dapat mengairi lahan seluas 21.454 hektare, menyediakan pasokan air baku sebesar 9,10 meter kubik per detik dan menghasilkan listrik sebesar 0,65 megawatt.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur sistem penyediaan air minum (spam) bppspam
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top