Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Genjot Pembebasan Lahan Tol Trans Sumatra

Hutama Karya menyatakan pembebasan lahan di Trans Sumatera dilakukan pemerintah dalam hal ini Kemementerian PUPR.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 19 Februari 2020  |  19:29 WIB
Foto udara Interchange Helvetia di ruas tol Medan-Binjai yang merupakan bagian dari Tol Trans Sumatra di Medan, Sumatra Utara, Rabu (6/3/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Foto udara Interchange Helvetia di ruas tol Medan-Binjai yang merupakan bagian dari Tol Trans Sumatra di Medan, Sumatra Utara, Rabu (6/3/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) mengungkapkan bahwa pemerintah tengah berupaya mempercepat proses pengadaan lahan untuk proyek jalan tol Trans Sumatra.

Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan mengatakan pembebasan lahan di Trans Sumatera dilakukan oleh Pemerintah dalam hal ini Kemementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Saat ini sebagian lahan yang dalam tahap perencanaan seperti Ruas Indralaya-Prabumulih sedang dalam proses persiapan pembentukan Panitia Pembebasan Tanah kemudian mengikuti proses pengadaan lahan sesuai dengan UU No.2/2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum," jelasnya kepada Bisnis, Rabu (19/2/2020).

Sebelumnya diberitakan bahwa konstruksi ruas Indralaya-Prabumulih Sumsel sepanjang 65 kilometer masih terkendala pembebasan lahan sehingga molor dari target awal 2020.

Lebih lanjut, Fauzan menjelaskan sebagian besar kendala pembebasan lahan karena permasalahan sosial yaitu penolakan trase dan UGK oleh masyarakat.

"Konsinyasi, contohnya penolakan besaran uang ganti kerugian oleh pemilik lahan, crossing dengan lahan Barang Milik Negara, contohnya PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) pada Ruas Pekanbaru-Dumai. [Selain itu] tumpang tindih lahan akibat terdapat sertifikat ganda, contoh antara warga dengan lahan kehutanan pada Ruas Pekanbaru-Dumai," jelasnya.

Adapun, untuk pembebasan lahan Trans Sumatra sampai dengan saat ini masih menggunakan dana talangan.

Seperti diberitakan Bisnis sebelumnya, hingga akhir Januari 2020, PT Hutama Karya (Persero) telah mengeluarkan dana talangan pembebasan lahan Tol Trans Sumatra sebesar Rp7,87 triliun.

Dari total dana talangan sebesar Rp7,87 triliun, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) telah mengembalikan Rp5,58 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur jalan tol hutama karya tol trans sumatra
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top