Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Konstruksi Tepat Waktu, Pertamina Lepas Kapal FSRU Jawa 1 ke Permukaan Air

PT Pertamina (Persero) melepas perdana kapal FSRU Jawa-1 ke permukaan air laut sebagai bukti kemajuan konstruksi yang telah mencapai 62,5% atau sedikit di atas target sebesar 62,4%.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  14:23 WIB
Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu dalam acara pelepasan kapal FSRU Jawa-1. - Dok. Pertamina
Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu dalam acara pelepasan kapal FSRU Jawa-1. - Dok. Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) melepas perdana kapal FSRU Jawa-1 ke permukaan air laut sebagai bukti kemajuan konstruksi yang telah mencapai 62,5% atau sedikit di atas target sebesar 62,4%.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu menyambut positif pencapaian konstruksi proyek dan mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi pada proses pembangunan kapal FSRU Jawa-1.

Menurutnya, kemajuan progress konstruksi yang sesuai target dalam rencana proyek pembangunan Kapal FSRU ini menunjukan kerja sama yang baik di antara sponsor proyek Jawa Satu dan juga dengan pihak kontraktor pembangunan kapal, yakni Samsung Heavy Industries (SHI).

“Pelepasan ini merupakan tahapan penting bagi penyelesaian keseluruhan scope proyek Jawa Satu. Kami berharap kesuksesan capaian dapat berkelanjutan agar keseluruhan proyek selesai sesuai target," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (13/1/2020).

Diharapkan pada November mendatang akan dilakukan penamaan pada kapal FSRU Jawa Satu ini. Adapun upacara pelepasan Kapal FSRU Jawa Satu ini dilaksanakan di galangan kapal SHI di Geoje-si, Korea Selatan, Sabtu (11/1/2020).

Dharmawan mengatakan dengan capaian ini, Pertamina berharap SHI dapat menyelesaikan pembangunan kapal FSRU Jawa Satu dengan tepat waktu, tepat kualitas, tepat anggaran dan sesuai persyaratan.

Menurutnya, Kapal FSRU ini akan menjadi fasilitas pendukung utama PLTGU Jawa Satu. Di sisi lain, pembangunan kapal FSRU direncanakan selesai pada November 2020 dan akan memasuki perairan Indonesia pada pertengahan Januari 2021.

Selanjutnya, commissioning regasifikasi kapal FSRU ditargetkan pada Maret 2021. FSRU akan meregasifikasi LNG yang berasal dari BP Tangguh, Papua, untuk kemudian gas yang dihasilkan dipasok ke pembangkit PLTGU Jawa Satu. 

Sementara itu, target operasi komersial (commercial operation date/COD) PLTGU  adalah pada Desember 2021 sesuai kontrak power purchase agreement (PPA) dengan PT PLN (Persero).

FSRU Jawa-1 akan ditambatkan di lepas pantai Cilamaya, Provinsi Jawa Barat, sekitar 21 km dari lokasi PLTGU atau 14 km dari tepi pantai. "Kapal akan berada di lepas pantai Cilamaya selama 20 tahun operasi secara terus menerus," ujar Dharmawan.

PLTGU Jawa-1 yang berkapasitas 1.760 MW termasuk proyek strategis nasional dan akan berkontribusi besar pada pemenuhan kebutuhan listrik di Indonesia yang terus tumbuh.

Selain FSRU dan PLTGU, proyek juga mencakup pembangunan 118 menara transmisi listrik berkapasitas 500 kV sepanjang 52 km dan fasilitas di laut dan jaringan pipa untuk bongkar dan muat LNG dari FSRU ke pembangkit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina pltgu
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top