Cadangan Devisa Naik Jadi US$129,2 Miliar pada Desember 2019

Posisi cadangan devisa tersebut lebih besar dibandingkan November 2019, yang senilai US$126,6 miliar.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 08 Januari 2020  |  11:47 WIB
Cadangan Devisa Naik Jadi US$129,2 Miliar pada Desember 2019
Karyawan melintas di dekat logo Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Senin (25/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Bank Indonesia mengumumkan cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar US$129,2 miliar pada Desember 2019.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko menyatakan posisi cadangan devisa Desember 2019 meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir November 2019, yang sebesar US$126,6 miliar.

"Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,6 bulan impor atau 7,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," paparnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Rabu (8/1/2020).

Onny menegaskan bank sentral menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Dia melanjutkan perkembangan cadangan devisa pada Desember 2019, terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa migas, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, dan penerimaan valas lainnya.

Ke depan, BI memandang cadangan devisa tetap memadai dengan didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia, cadangan devisa

Editor : Annisa Margrit
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top