Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Libur Akhir Tahun, Ini Harapan Para Pengusaha Bus

Ketua Bidang Angkutan Penumpang DPP Organda Kurnia Lesani Adnan mengatakan lonjakan jumlah penumpang selalu akan terjadi saat musim puncak akhir tahun 2019 tersebut.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 25 November 2019  |  09:11 WIB
Ilustrasi - Terminal Pulo Gebang, Jakarta. - Bisnis/youtube
Ilustrasi - Terminal Pulo Gebang, Jakarta. - Bisnis/youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Pengusaha bus mengharapkan ada kenaikan jumlah penumpang hingga 20 persen selama libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Ketua Bidang Angkutan Penumpang DPP Organda Kurnia Lesani Adnan mengatakan lonjakan jumlah penumpang selalu akan terjadi saat musim puncak akhir tahun 2019 tersebut.

"Semoga peningkatan 20 persen dari tahun lalu, antisipasinya kami menyiapkan jam pemberangkatan tambahan dengan menaikkan trip masing-masing bus," katanya kepada Bisnis.com, Minggu (24/11/2019).

Dia menuturkan para perusahaan otobus (PO) tidak melakukan penambahan armada atau menambah armada dari luar perusahaan menjelang musim puncak ini. Alasannya, para pengusaha otobus sudah menambah jumlah armada secara bersamaan sejak tahun lalu.

"Kalau melihat pertambahan armada di masing-masing operator sepertinya tidak ada pertambahan armada atau armada bantuan dari luar. Semenjak Desember 2018 pertumbuhan unit Bbru pada PO cukup tinggi," jelasnya.

Dia optimistis lonjakan jumlah penumpang angkutan darat akan meningkat karena dua hal utama, yakni waktu libur yang tepat serta pengalaman menggunakan bus yang lebih baik.

"Kalau melihat hari liburnya agak tanggung, tapi bisa jadi mungkin malah terus sampai akhir pekan setelah 25 Desember 2019," paparnya.

Berdasarkan analisisnya, masyarakat cenderung memperpanjang liburnya hingga akhir pekan karena waktu libur Natal 25 Desember 2019 jatuh pada Rabu.

Dia memprediksi lonjakan jumlah penumpang akan terjadi pada Selasa 24 Desember 2019. Bagi yang tidak merayakan Natal, pergerakan akan terjadi antara 25 Desember--27 Desember 2019. "Itu tanggalnya menurut analisis saya, peningkatan pasti ada," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia optimistis karena masyarakat mulai merasakan kenyamanan menggunakan angkutan umum daripada membawa kendaraan pribadi.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menuturkan saat ini pemerintah tengah menggalakan moda angkutan darat.

Dengan berbagai infrastruktur yang sudah dibangun beserta bus-bus yang mulai direhabilitasi oleh PO, imbuhnya, gairah menggunakan angkutan darat akan semakin tinggi.

Oleh karenanya, menjelang libur natal dan tahun baru (nataru) 2019, Kemenhub akan intensif membuat pelayanan pengguna bus lebih baik.

"Bus sudah bagus-bagus, jalan tol sudah bagus, tapi bangkitan penumpang yang menggunakan bus ini masih belum, maka saya punya dua waktu untuk membuat bus ini lebih berdaya," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

organda Natal dan Tahun Baru
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top