Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harvest City Pasarkan Sweet Hortensia pada IPEX 2019

Pengembang kawasan perumahan di jalur Transyogi ini menawarkan penjualan hunian Serba Free.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 19 November 2019  |  11:35 WIB
Gambar kawasan Harvest City di jalur Transyogi. - Bisnis
Gambar kawasan Harvest City di jalur Transyogi. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — PT Dwigunatama Rintisprima, pengembang Harvest City, menggencarkan pemasaran produk terbarunya klaster Sweet Hortensia pada ajang Indonesia Properti Expo 2019. yang berlangsung , hunian dengan desain minimalis modern bernuansa alam.

Deputy Chief Executive Officer Harvest City Piter Simpony mengatakan bahwa klaster Sweet Hortensia dikembangkan di lahan seluas 5,10 hektare dengan kapasitas pembangunan mencapai 381 rumah. Proyek ini terbagi menjadi dua tipe, yaitu tipe Sanvitalia dan Solandra dengan 30/66 meter persegi dan 36/72 meter persegi.

Proyek itu merupakan kelanjutan dari pengembangan hunian yang sudah berjalan di Harvest City, kawasan seluas 1.350 hektare, yang selama ini disambut antusias oleh pembeli dari kawasan Jabodetabek.

“Di perumahan yang berlokasi di timur Jakarta ini telah dikembangkan sejumlah klaster hunian selain Sweet Hortensia yang dibanderol dengan harga Rp400 jutaan itu, seperti klaster Sweet Alba dengan harga hunian sekitar Rp500 jutaan dan klaster Rosaline seharga Rp600 jutaan,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (19/11/2019).

Menurut Piter, ada sejumlah klaster hunian lainnya yang sudah dibangun manajemen Harvest City dengan status penjualan produk yang sudah habis terjual, seperti klaster Sakura Daisuki, Sakura Chika, Sakura B, Sakura Emiko, Oleander, Florentina hingga klaster Edelweis.

Harvest City merupakan kawasan perumahan dengan konsep kota mandiri hasil dari sinergi tiga pengembang besar, yaitu Grup Suryamas Dutamakmur, Grup Duta Putra Mahkota, dan Kalindoland.

Dengan tema Gebyar Akhir Tahun: #MudaPunyaRumah, pengembang perumahan di jalur Transyogi ini menawarkan penjualan hunian Serba Free, free untuk uang muka, biaya bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTP), dan biaya kredit pemilikan rumah (KPR) kepada konsumen yang membeli produk propertinya. Tidak hanya itu, ada diskon 50 persen untuk booking fee mulai dari Rp 5 juta.

Piter mengemukakan bahwa program Serba Free yang ditawarkan ini dipasarkan selama ajang Indonesia Properti Expo (IPEX) 2019 yang berlangsung 16—24 November 2019.

Tenaga pemasaran Harvest City sedang melayani calon pembeli pada ajang IPEX 2019./Bisnis

Dalam IPEX 2019, katanya, Harvest City memasarkan berbagai produk hunian dan komersial yang sedang dikembangkannya. Untuk hunian, Harvest City lebih banyak membidik pasar segmen milenial.

“Kami melihat pasar dari kalangan muda itu sangat besar. Jadi, kami menawarkan produk yang cocok untuk mereka dari sisi harga maupun produknya. Kami subsidi konsumen di awal membeli, seperti free uang muka, tidak ada biaya BPHTB dan tidak ada biaya pengurusan KPR yang biasanya cukup besar harus dibayar konsumen,” ujar Piter.

Piter optimistis program Serba Free banyak digandrungi keluarga muda karena sesuai dengan pendapatannya.

Hal ini terbukti dari hari pertama hingga hari ketiga penyelenggaraan IPEX 2019, pengunjung ke stan pameran Harvest City didominasi keluarga muda usia milenial. Program ini sangat membantu kaum milenial yang ingin memiliki rumah, tetapi tidak mau gaya hidup mereka terganggu.

“Kami bahkan bisa menyediakan pembiayaan KPR dengan besaran cicilan hanya Rp2 jutaan. Bagi pasangan muda atau kaum milenial jelas ini sangat terjangkau dan tidak mengganggu lifestyle para kaum milenia.”

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pameran properti Harvest City
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top