Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Apindo : Izin Yang Ribet Akar dari Korupsi

Apabila pemerintah ingin menghapuskan korupsi maka pemerintah perlu menyederhanakan perizinan, salah satunya dengan digitalisasi izin melalui Online Single Submission (OSS) yang sudah berjalan setahun ini.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 26 September 2019  |  18:01 WIB
Online Single Submission dapat diakses di laman http://oss.ekon.go.id/web - .
Online Single Submission dapat diakses di laman http://oss.ekon.go.id/web - .

Bisnis.com, JAKARTA–Ketua Bidang Kebijakan Publik Apindo Sutrisno Iwantono mengatakan perizinan yang sulit merupakan akar dari praktek suap yang sering terjadi.

"Korupsi terjadi karena memang berasal dari perizinan yakni dari suap perizinan. Suap terjadi karena orang itu minta izin," ujarnya, Kamis (26/9/2019).

Dengan ini, apabila pemerintah ingin menghapuskan korupsi maka pemerintah perlu menyederhanakan perizinan, salah satunya dengan digitalisasi izin melalui Online Single Submission (OSS) yang sudah berjalan setahun ini.

Meski demikian, Sutrisno justru mengatakan bahwa keberadaan OSS hanya berfungsi sebagai pintu masuk untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB). Setelahnya, proses perizinan tetap berjalan seperti sebagaimana sebelum ada OSS dan justru malah berpotensi menambah rantai prosedur perizinan.

"Dulu kalau izin pariwisata itu cukup dengan dinas pariwisata. sekarang kita harus OSS. Selebihnya masih panjang, bahkan PTSP itu bisa jadi menambah meja berikutnya," ujar Sutrisno.

Persoalan ini pun timbul karena pemerintah daerah pada hakikatnya masih belum mau dan memang tidak mau untuk mengimplementasikan OSS secara total.

Padahal, Indonesia saat ini perlu mengembangkan ekspor dan investasi agar ke depan Indonesia mampu terhindar dari middle income trap yang mulai membayangi.

"Saya ingin menyatakan kepada daerah bahwa kita menghadapi problem ekonomi, kalau mau maju tolong perizinan dikurangi," lanjut Sutrisno.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apindo perizinan online single submission
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top