Terminal Bus Jadi TOD, MTI : Kemenhub Terlalu Muluk

Pengurus Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menuturkan investasi pembangunan terminal bus cukup sulit diwujudkan dalam bentuk TOD karena berbagai hal seperti lahan yang tidak strategis dan perhitungan potensi arus penumpang.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  10:19 WIB
Terminal Bus Jadi TOD, MTI : Kemenhub Terlalu Muluk
Suasana di terminal bus Pekanbaru, Riau, Jumat (23/6/2017) - Bisnis/Arif Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Masyarakat Transportasi Indonesia meminta Kementerian Perhubungan tidak muluk menjadikan terminal bus tipe A di Indonesia menjadi kawasan pembangunan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD). 

Pengurus Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menuturkan investasi pembangunan terminal bus cukup sulit diwujudkan dalam bentuk TOD karena berbagai hal seperti lahan yang tidak strategis dan perhitungan potensi arus penumpang.

Menurutnya, terminal dengan konsep TOD dinilai terlalu muluk karena mendapatkan investor yang mau membiayai pembangunan saja sudah untung.

"Membangun terminal dan angkutan itu satu kesatuan, selama di terminal itu tidak ada kendaraan banyak investor juga berpikir, kecuali di tengah kota, seperti di Solo, strategis," katanya kepada Bisnis.com, Kamis (15/8/2019). 

Dia menilai ketika ada investor yang mau membiayai pembangunan terminal saja sudah bagus karena tidak membebani anggaran dari pemerintah pusat.

"Ada investor mau kembangkan terminal sehingga lepas dari pembiayaan pusat saja sudah bersyukur. Orang tidak banyak ke terminal perlu digenjot angkutan umum ke terminal," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi menuturkan konsep TOD menjadi konsep selanjutnya yang akan digunakan dalam membangun transportasi di luar wilayah Ibu Kota.

"Kita selanjutnya, saat kita membangun satu simpul dengan prasarana transportasi [seperti terminal dan stasiun], katakanlah MRT, kereta, didukung yang lain, jadi ini tidak hanya bicara transportasinya saja, ada beberapa simpul yang bisa digabungkan, itu yang kita dorong," jelasnya.

Saat ini, dia menyebut terdapat 144 Terminal Penumpang Tipe A yang ada di Indonesia, sebanyak 128 Terminal di antaranya dikelola dan akan dikelola oleh Kemenhub.

Dia menginginkan agar terminal yang ada di seluruh Indonesia tersebut dibangun dan menjadi bagian dari aktivitas transportasi dan perekonomian melalui konsep TOD.

Saat ini, dia tengah menyelesaikan pembicaraan kerja sama pembangunan Terminal K.H Ahmad Sanusi, Sukabumi, Jawa Barat menjadi pilot project pembangunan dengan konsep TOD tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mti, TOD Bogor

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top