Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Layanan COD Laku Keras, Pertanda Masyarakat Belum Percaya Transaksi Dagang-el

Pasar idEA, festival belanja online to offline, resmi dibuka pada hari ini, Kamis (15/8/2019).
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  15:33 WIB
Ilustrasi e-commerce - CC0
Ilustrasi e-commerce - CC0

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar idEA, festival belanja online to offline, resmi dibuka pada hari ini, Kamis (15/8/2019).

Ketua Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) Ignatius Untung mengatakan, ajang ini menjadi kesempatan bagi para konsumen untuk mengenal langsung penjual  yang ada di platform dagang-el. 

Pasalnya, selama ini yang menjadi tantangan bagi pelaku industri dagang-el adalah menaikkan tingkat kepercayaan masyarakat. 

Selama ini, sebut Ignatius, tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia masih terhadap transaksi dagang-el terbilang masih rendah. Hal ini tercermin dari tingginya angka penggunaan layanan bayar di tempat (cash on delivery/COD) ketika masyarakat berbelanja daring.

"Kami ingin membangun sinergi dengan pelaku usaha, pemerintah, komunitas dan masyarakat sehingga memiliki semangat yang sama untuk memperkuat ekosistem digital. Apalagi tantangannya sekarang adalah bagaimana meningkatkan volume dan daya saing produk lokal di pasar e-commerce," katanya, dalam sambutannya saat membuka Pasar idEA, Kamis (14/8/2019), di JCC Senayan.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan UKM Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin menambahkan, industri dagang-el berperan signifikan untuk pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. 

“Apalagi, visi pemerintah pada 2020 adalah membuat Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggaram,” tegasnya.

Berdasarkan catatan idEA, penjualan via dagang-el di Indonesia diprediksi mencapai US$55 miliar—US$65 miliar pada 2022, dengan nilai konsumsi individu mencapai US$620/tahun/orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

e-commerce
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top