Konektivitas, Penekanan Pembangunan Infrastruktur 5 Tahun ke Depan

Intinya adalah pembangunan bisa memberi dampak langsung kepada masyarakat, lalu untuk poin sumber daya manusia bidang konstruksi harus menjadi perhatian.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 17 Juli 2019  |  10:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menilai visi dan misi Presiden Joko Widodo terkait infrastruktur menekankan ke konektivitas sejalan dengan apa yang dilakukan pihaknya.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan bahwa infrastruktur selama 5 tahun ke depan akan terus dilanjutkan, tetapi penekanannya pada konektivitas.

"Intinya keberlanjutan itu harus kita pastikan ya, lalu poin kedua konektivitas jadi perhatian utama Presiden. Jadi, infrastruktur itu enggak berdiris sendiri, tapi harus terkait dengan kawasan produktif. Kawasan produktif itu bisa kawasan industri, permukiman, kawasan pelabuhan, bandara sampai ke pariwisata," tuturnya menjawab pertanyaan Bisnis, Selasa (16/7/2019).

Menurut Endra, intinya adalah pembangunan bisa memberi dampak langsung kepada masyarakat, lalu untuk poin sumber daya manusia bidang konstruksi harus menjadi perhatian.

Infrastruktur sendiri memiliki hierarki. Adapun, yang dimaksud infrastruktur besar, semisal, jalan tol dan 5 tahun ke depan akan ditekankan kepada konektivitasnya.

"Kalau tol harus disambungkan dengan jalan nasionalnya kemudian disambungkan dengan jalan kabupaten jadi satu sistem jaringan. Kan enggak ada destinasi itu di samping jalan tol."

Sementara itu, untuk bendungan yang merupakan infrastruktur besar, kata Hendra, tidak akan ada lagi pembangunan baru hingga 2021 dan yang akan dibangun adalah konektivitasnya seperti saluran air baku, instalasi air minum yang memberi manfaat langsung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
konektivitas, Kementerian PUPR

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top