Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasok Ruang Kantor Melimpah, Cowell Optimistis Okupansi Bertambah

Cowell optimistis bisa menambah tingkat okupansi perkantorannya dengan terus melakukan inovasi dan pandai-pandai membaca kesempatan yang terbuka.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 16 Juli 2019  |  05:09 WIB
Awan hitam menyelimuti langit Jakarta, Senin (10/12/2018). - ANTARA/Rivan Awal Lingga
Awan hitam menyelimuti langit Jakarta, Senin (10/12/2018). - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA — PT Cowell Development Tbk. optimistis tingkat keterisian ruang perkantoran di kawasan pusat niaga Jakarta bisa meningkat tahun ini meskipun pasokan ruang perkantoran.

Direktur PT Cowell Development Tbk. Firdaus Fahmi mengatakan bahwa tahun ini Cowell optimistis bisa menambah tingkat okupansi perkantorannya dengan terus melakukan inovasi dan pandai-pandai membaca kesempatan yang terbuka.

“Untuk memasarkan ruang kantor harus lihat juga memasarkannya ke mana, siapa yang kira-kira bisa memberi keuntungan. Sekarang, misalnya, lagi tren co-working space ya, coba ajak operatornya,” katanya kepada Bisnis, Senin (15/7/2015).

Saat ini, menara perkantoran Cowell masih terisi sekitar 67,32%. Pengisi utamanya adalah operator ruang kerja bersama (co-working space) dari Co-Hive yang menepati ruang seluas 23.463 meter persegi dan perusahaan lainnya mayoritas berasal dari perusahaan rintisan (startup).

Selain ruang yang tersedia, fasilitas yang ada juga bisa menjadi salah satu pertimbangan utama orang-orang memilih ruang kantor.

Firdaus mengatakan, sekarang banyak pengisi ruang kantor yang pindah mencari yang dekat dengan stasiun, moda raya terpadu, pusat belanja, tempat makan dan sebagainya.

“Makanya, kembali lagi bagaimana kita pintar-pintar memasarkan ke calon tenant, bikin mereka mau pindah ke tempat kita. Kami optimistis okupansi bisa naik lagi tahun ini,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perkantoran okupansi cowell development
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top