Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Kondisi Pasar Lesu, Cowell Development Fokus Tuntaskan Proyek

Pengembang properti PT Cowell Development (COWL) mencatatkan sejumlah peningkatan pencapaian di beberapa unit bisnis di tengah lesunya kondisi perekonomian dan pasar properti.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  19:34 WIB
Presiden Direktur PT Cowell Development Tbk. Darwin Fernandes Manurung (tengah) berbincang dengan Direktur Firdaus Fahmi (kanan) dan Direktur Budi Legowo sebelum RUPS LB di Jakarta, Jumat (28/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Presiden Direktur PT Cowell Development Tbk. Darwin Fernandes Manurung (tengah) berbincang dengan Direktur Firdaus Fahmi (kanan) dan Direktur Budi Legowo sebelum RUPS LB di Jakarta, Jumat (28/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Pengembang properti PT Cowell Development (COWL) mencatatkan sejumlah peningkatan pencapaian di beberapa unit bisnis di tengah lesunya kondisi perekonomian dan pasar properti.

Sampai dengan kuartal I/2019, COWL mencatatkan pendapatan sebesar Rp87,5 miliar atau 18% dari seluruh target pendaparan tahun ini sebesar Rp489 miliar.

Untuk tahun buku 2018, COWL telah melakukan pembangunan tower kedua di The Oasis Cikarang, yakni Acacia Tower dan Perumahan The Banyan yang telah terjual habis. 

Presiden Direktur COWL Darwin Manurung mengatakan bahwa tahun ini COWL akan terus mengembangkan kawasan di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat lantaran potensinya besar.

"Cikarang merupakan Kota Industri terbesar di Asia Tenggara, dengan hampir 2.100 pabrik dari 25 negara ada di sana. Jadi peminatnya pasti tinggi sekali," ungkapnya usai RUPS, Jumat (28/6/2019).

Selain itu, COWL juga akan melakukan peluncuran produk rumah tapak New Richwood dan kawasan komersial, rumah toko City Gate di Borneo Paradiso, Balikpapam, Kalimantan Timur. 

Kemudian, untuk pengelolaan pusat perbelanjaan Plaza Atrium Senen pada kuartal I/2019 tercatat adanya kenaikan transaksi 9,2% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2018. Pencapaian tersebut, kata Darwin, merupaka  dampak positif dari adanya tenant mix yang tepat serta perancangan ulang yang telah dilakukan. 

"Kedua upaya itu kami lakukan untuk merespons tren yang tengah berkembang di masyarakat. Dengan upaya itu pula, okupansi Plaza Atrium saat ini sudah mencapai 94%," jelasnya.

Melihat perkembangan ekonomi nasional dan pasar properti tahun ini, Darwin mengatakan tetap optimistis, bahwa sektor properti untuk jangka panjang bisa tetap menjadi wahana investasi yang menjanjikan.

Kendati tidak meluncurkan proyek baru selama dua tahun terakhir. Akhir tahun ini, dengan penyelesaian dan peluncuran produk-produk baru diyakini bisa menggenjot pertumbuhan pendapatan perseroan hingga 10%.

"Hingga kini Cowell juga masih punya landbank sekitar 70--80 hektare. Terluasnya ada di Borneo Paradiso, jadi pengembangan di sana akan jadi proyek andalan kami tahun ini."
 
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti cowell development
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top