Optimalkan Relaksasi Properti Mewah, Crown Segera Realisasikan Waterfront Ancol

Pergerakan pasar properti dapat lebih cepat apabila pemerintah mampu menurunkan suku bunga BI Rate dan memberikan suntikan subsidi untuk para pembeli rumah pertama seperti yang telah berjalan di Amerika.
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 01 Juli 2019  |  17:41 WIB
Optimalkan Relaksasi Properti Mewah, Crown Segera Realisasikan Waterfront Ancol
ilustrasi Waterfront - News.com.au

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengembang besar Australia, Crown Group asal Indonesia mulai melanjutkan ekspansi pembangunan apartemen bersegmen menengah ke atas di wilayah pesisir Ancol dengan delapan tower berkonsep waterfront sebagai salah satu sambutan dari hasil relaksasi fiskal pemerintah tahun ini.

Iwan Sunito CEO Crown Group memandang lima beleid  tentang relaksasi fiskal yang telah dikeluarkan oleh pemerintah akan mempercepat pergerakan pasar properti di Indonesia terutama untuk hunian-hunian di wilayah kota.

"Adanya relaksasi fiskal ini pastinya akan mendorong pergerakan pasar sehingga para investor terutama investor asing semakin ingin berinvestasi di Indonesia, tetapi hingga saat ini juga masih sedikit [investor asing] karena salah satunya ke tidak stabilan rupiah," tuturnya pada Bisnis Senin (1/7/2019).

Iwan mengatakan dirinya mulai melihat prospek yang potensial terhadap pergerakan properti di Indonesia karena pemerintah kian melakukan pembangunan infrastruktur transportasi seperti LRT dan MRT yang mulai beroperasi.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dapat memberikan akselerasi ekonomi jika pemerintah semakin fokus terhadap pembangunan yang berkelanjutan di daerah kota. Pasalnya, lanjut Iwan, secara ekologi pembangunan tersebut akan lebih sustainable dan mampu mendorong ekonomi sesuai dengan adanya permintaan dan demand yang tinggi.

Iwan juga mengatakan bahwa pergerakan pasar properti dapat lebih cepat apabila pemerintah mampu menurunkan suku bunga BI Rate dan memberikan suntikan subsidi untuk para pembeli rumah pertama seperti yang telah berjalan di Amerika.

"Pemerintah Amerika memberikan bunga rumah yang sangat murah sekali untuk pembeli rumah pertama, sehingga hal itu sangat membantu dan mempercepat pergerakan pasar," ujarnya.

Iwan menuturkan bahwa potensi pasar di indonesia telah melambat beberapa tahun belakangan, namun, dirinya optimistis setelah hasil pemilihan dikeluarkan, properti Indonesia akan semakin bergerak.

"Crown group melihat kebutuhan tinggal di tengah kota menjadi permintaan tertinggi, ini menjadi pergerakan yang menurut saya akan tumbuh dengan jauh  lebih baik," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ancol, crown group

Editor : M. Rochmad Purboyo
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top