Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bentley System Ciptakan iTwin untuk Efisiensi Infrastruktur

Infrastruktur sampai saat ini masih menjadi primadona di Indonesia, tidak hanya dalam pembangunannya, semua pihak berlomba-lomba membuat teknologi yang mumpuni.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 21 Juni 2019  |  18:12 WIB
Bentley System Ciptakan iTwin untuk Efisiensi Infrastruktur
Ilustrasi - Pekerja menyelesaikan pembangunan fly over di kawasan Pancoran, Jakarta, Selasa (6/6). - JIBI/Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Infrastruktur sampai saat ini masih menjadi primadona di Indonesia, tidak hanya dalam pembangunannya, semua pihak berlomba-lomba membuat teknologi yang mumpuni untuk dapat membangun infrastruktur di Indonesia.

Salah satu perusahaan yang sudah lama malang melintang di dunia termasuk di Indonesia adalah Bentley Systems. Sebuah perusahaan pengemban software untuk mendukung infrastruktur termasuk jalan raya, jembatan, bandara, gedung-gedung, industri dan pembangkit listrik termasuk jaringan utilitas.

Software ini digunakan oleh berbagai profesi yang berkaitan dengan infrastruktur yakni seperti insinyur, arsitek, perancang, kontraktor, perakit dan lain-lain

Bhupinder Singh, Chief Product Officer Bentley Sistems, mengatakan bahwa pihaknya dapat menyediakan servis yang memudahkan penggunanya dalam membangun infrastruktur melalui layanan digital Twin Cloud.

"Layanan iTwin dari Bentley memberikan  pandangan menyeluruh tentang aset, mengintegrasikan data dan melacak perubahan dari sistem yang berbeda dan kondisi dunia nyata dari sensor dan drone," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (19/6/2019).

Menurut Bhupinder, perbedaan iTwin dengan software infrastruktur lain yang sedang dikembangkan adalah data yang dikumpulkan adalah real time.  Di Indonesia sendiri, membangun infrastruktur berbeda dengan belahan dunia lainnya, karena harus beradaptasi dengan berbagai macam kendala termasuk adalah penanganan bencana,  data yang statis, dan kurangnya transparansi. 

"iTwin mengumpulkan dan mensinkronisasi data secara realtime untuk kalkulasi risiko, mengefisiensi kan tindakan dan mengakurasi anggaran semua dilakukan secara transparan karena bisa diakses siapa saja, " paparnya.

Bentley juga terlibat di beberapa proyek di Indonesia, terkadang  di bidang konstruksi dan desain. Bhupinder mencontohkan, kerja sama dengan PT Wijaya Karya untuk melakukan studi kelayakan perlindungan tanah longsor di Bogor dan Cianjur.

Dengan menggunakan drone udara dan aplikasi permodelan realitas, integrasi antara Bentley dan Wika memungkinkan tim untuk menyelesaikan seluruh pengambilan data dan model dalam satu hari dibandingkan dengan mengunakan metode konvensional yang membutuhkan waktu satu minggu.

Bhupinder mengatakan, saat ini pihaknya juga sedang melakukan diskusi dengan MRT Jakarta terkait tender yang akan berlangsung, meski bukan berbentuk kerja sama Bentley juga dapat memberikan insight kepada perusahaan-perusahaan.

Ke depan, pihaknya menargetkan bisa bekerja sama dengan pemerintah dan swasta dalam proyek-proyek yang akan dilaksanakan. Bentley Sistems mempekerjakan lebih dari 3.500 karyawan, menghasilkan pendapatan tahunan sebesar US$700 juta di 170 negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur software Bentley
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top