JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019 : Gapasdap Prediksi Arus Mudik Naik 15 Persen

Mahalnya harga tiket pesawat pada arus mudik Lebaran 2019 meningkatkan penggunaan moda angkutan sungai, danau dan penyeberangan . 
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 03 Juni 2019  |  17:22 WIB
JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019 : Gapasdap Prediksi Arus Mudik Naik 15 Persen
Pemotor menggunakan fasilitas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk. - Bisnis

Bisnis.com, BANYUWANGI —Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) memprediksi, pengguna moda penyeberangan mengalami kenaikan yang signifikan pada arus mudik Lebaran 2019.

Ketua Umum Gapasdap Khoiri Sutomo, menyebutkan, kenaikan jumlah pengguna penyeberangan laut, danau dan sungai bisa mencapai 15% secara year on year (yoy).

Hal tersebut menurutnya disebabkan oleh mahalnya harga tiket pesawat pada arus mudik Lebaran 2019

"Di sisi lain, lonjakan pengguna moda penyeberangan jalur air juga didukung oleh tersambungnya tol Trans-Jawa, sehingga banyak pemudik memilih transportasi jalur darat, dan ketika menyeberang pulau menggunakan kapal," ujarnya, Senin (3/6/2019).

Dia menyebutkan, aktivitas penyeberangan pada arus mudik Lebaran 2019 yang paling sibuk akan terjadi di rute pelabuhan Merak-Bakauheni dan Gilimanuk-Ketapang. 

"Kami pengusaha penyeberangan juga optimistis, moda transportasi kapal akam diminati karena tidak mengalami fenomena tuslah pada Lebaran kali ini," jelasnya.

Khoiri menjamin, para pemudik tidak akan terganggu oleh terbatasnya jumlah armada yang digunakan untuk melayani arus mudik maupun arus balik. 

Pasalnya, menurutnya, jumlah kapal yang digunakan untuk melayani rute penyeberangan di sejumlah pulau yang menjadi pusat arus mudik dan arus balik sangat mencukupi.

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019 (Yustinus Andri, Muhammad Ridwan, Andi M Arief, Maria Elena, Reni Lestari)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mudik lebaran 2019

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top