Indonesia Bangun Aliansi Buka Jalur Alternatif Logistik Global

Indonesia membuka jalur alternatif konektivitas logistik global melalui kerja sama aliansi transportasi multimoda China--Asean.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 14 Mei 2019  |  09:07 WIB
Indonesia Bangun Aliansi Buka Jalur Alternatif Logistik Global
Ilustrasi - Kegiatan logistik - Reuters/Noah Berger

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia membuka jalur alternatif konektivitas logistik global melalui kerja sama aliansi transportasi multimoda China--Asean.


Pada September 2018, ASEAN Federation of Forwarders Associations(AFFA), Federasi Logistik & Pembelian Cina(CFLP) dan Kamar Dagang Internasional Cina(CCOIC Guangxi),  Nanning Internasional Logistics Park China-Singapura(CSILP), menandatangani MOU untuk Pembentukan "Aliansi Transportasi Multimodal China - ASEAN(Aliansi)" saat KTT Investasi Bisnis ASEAN (CABIS) Ke-15 di China.


Chairman AFFA Yukki Nugrahawan Hanafi yakin bahwa aliansi akan menjadi platform untuk kerja sama bisnis dan investasi, ketika anggota AFFA dapat menjalin kontak dan mengeksplorasi peluang bisnis, juga dapat menikmati skema insentif  yang disediakan oleh Pemerintah China, dalam hal ini Guangxi Daerah Otonomi Zhuang dan Pemerintah Kota Nanning.


Guangxi, sebagai pintu gerbang utama Belt and Road Initiative (BRI) dan Koridor Darat-Laut Baru di China barat yang menghubungkan negara-negara di Asean, dan mempromosikan pembangunan ekonomi regional melalui sistem transportasi multimoda.


Aliansi, terangnya, akan memperkuat perdagangan multilateral dalam bidang logistik dan rantai pasokan, yang membuka babak baru kerja sama transportasi multimoda China-Asean sebagai bentuk kontribusi  signifikan pada BRI dan Koridor Darat-Laut Baru.


Aliansi akan memainkan peran penting sebagai platform untuk memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan antara China dan negara-negara Asean dan memungkinkan pembagian sumber daya di kawasan. Untuk mempercepat pekerjaan persiapan untuk mendirikan aliansi.

AFFA telah sepakat untuk membuka kantor perwakilan di Guangxi sebagai dukungan layanan  administratif dan konsultasi untuk aplikasi bisnis dan pendaftaran perusahaan bagi para anggotanya. Sebuah momen yang  strategis dan historis antara kedua wilayah, Yukki menutup pernyataannya melalui wawancara singkat selama Forum Bisnis China-Asean di Mandarin Orchard Hotel Singapore hari ini (13-Mei).


Wakil Keuta Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia(ALFI) Iman Gandi yang hadir mewakili Indonesia menandatangani MoU dengan CSILP dan Otoritas Provinsi Guangxi terkait Aliansi Transportasi Multimoda.


Partisipasi ALFI dalam BRI,  terutama Nanning, merupakan langkah penting bagi pemain logistik dan produk unggulan nasional untuk memiliki koneksi alternatif transportasi multimoda melalui hub di wilayah barat China.


"Kami percaya  ada banyak peluang bisnis yang luar biasa antara China dan Indonesia, oleh karena itu ALFI akan terus mengikuti perkembangan dan mengambil bagian dalam BRI," terang Iman dalam keterangan yang diterima, Senin (13/5/2019) malam.


ALFI termasuk di antara undangan dari sepuluh negara Asean mewakili sektor logistik yang diakui sebagai operator transportasi multimoda di kawasan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
transportasi, china, logistik, asean, alfi

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top