KAI Tempuh Langkah Teknis Ini Demi Kelancaran Arus Mudik

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjual 29.456 kursi untuk masa mudik Lebaran 2019.
Dea Andriyawan | 05 April 2019 14:48 WIB

Bisnis.com, BANDUNG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan pihaknya siap melayani angkutan mudik lebaran 2019. Selain menjual 29.456 kursi tambahan untuk memenuhi permintaan, KAI juga menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk memastikan kelancaran arus mudik tahun ini.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro menuturkan, ‎pihaknya kini tengah mengoptimalkan sistem pemesanan tiket berbasis daring serta menyiapkan personel untuk mengamankan kelancaran mudik Lebaran 2019.

"Kita siapkan personil baik dari internal ataupun eksternal," kata dia di Bandung, Jumat (5/4/2019).

Edi mengatakan, optimalisasi‎ di sektor sistem, pihaknya sudah menyiapkan 20 server dan menambah bandwidht sebesar 120 untuk memudahkan masyarakat memesan tiket melalui KAI Acces.

"Kita siapkan karena menurut data yang kita miliki, masyarakat lebih memilih memesan langsung kepada kita melalui KAI Acces dibanding melalui agen," kata dia.

Dengan demikian, ia memastikan masyarakat tidak akan mengalami gangguan sistem kecuali memang jaringan yang digunakan untuk memesan yang mengalami gangguan.

Selain itu, KAI juga menyiapkan 10.000 personel keamanan untuk berjaga di seluruh posko lebaran KAI, baik dari Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), Satpam maupun eksternal.

Jumlah tersebut di antaranya akan mengamankan 370 daerah rawan, baik gangguan alam, seperti banjir, longsor dan amblas, maupun gangguan keamanan seperti pencurian dan pelemparan.

"Kita siapkan penjaga daerah rawan, karena saat ini masih terus turun hujan, longsor, banjir, amblas, ada 370 personil penjaga,"‎ jelasnya.

Kemudian, KAI juga akan menerjunkan petugas untuk berjaga di 50.000-an perlintasan baik yang sudah dijaga maupun belum dijaga.

‎"Untuk momentum lebaran, karena perlintasan itu meningkat, oleh karenanya kita terjunkan di perlintasan baik yang terjaga maupun yang tidak terjaga. Karena volume kendaraan pasti meningkat, dan frekuensi kereta meningkat," jelasnya.

Akhir bulan April ini juga Edi mengatakan pihaknya akan me‎ngoperasikan kereta inspeksi untuk memeriksa kesiapan jalur serta stasiun-stasiun menjelang musik mudik lebaran 2019.

‎"Kita akan periksa jalur, stasiun bagaimana kesiapannya," jelasnya.

Kemudian, selama puasa, pihaknya juga akan menyediakan menu buka puasa dan sahur untuk masyarakat pengguna kereta api yang melakukan perjalanan pada waktu tertentu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pt kai, mudik lebaran

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top