Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Hunian Mewah Singapura Alami Penurunan Terbesar Sedekade

Harga rumah di Singapura mengalami penurunan selama dua kuartal berturut-turut, dengan nilai rumah mewah yang anjlok paling parah dalam sedekade terakhir karena pembatasan pembangunan properti yang diberlakukan tahun lalu membuat pasarnya makin lesu.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 01 April 2019  |  10:57 WIB
Singapura - Reuters/Edgar Su
Singapura - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com,  JAKARTA – Harga rumah di Singapura mengalami penurunan selama dua kuartal berturut-turut, dengan nilai rumah mewah yang anjlok paling parah dalam sedekade terakhir karena pembatasan pembangunan properti yang diberlakukan tahun lalu membuat pasarnya makin lesu.

Dikutip dari Bloomberg, Senin (1/4/2019), berdasarkan data Urban Development Authority, harga hunian pribadi mencatatkan penurunan 0,6% dalam tiga bulan terakhir hingga 31 Maret dibandingkan dengan pada kuartal sebelumnya yang turun 0,1%.

Sedangkan, harga rumah mewah atau hunian yang berlokasi di area unggulanmelorot 2,9% dan menjadi catatan penurunan terbesar per kuartal sejak Juni 2009.

Pemerintah Singapura sebelumnya memberlakukan pengetatan peraturan pada pasar propertinya sejak sedekade silam untuk mencegah kenaikan harga yang terlalu cepat dan tinggi seperti di Hong Kong, yang kini menyandang gelar pasar perumahan paling mahal di dunia.

Kemudian, pada Juli lalu pemerintahan Singapura menerapkan pajak yang lebih tinggi dan aturan loan-to-value (LTV) yang lebih ketat untuk mencegah orang beli rumah suka-suka. Hal itu menahan laju penjualan apartemen murah dan membatasi transaksi di pasar hunian dengan harga terjangkau.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti singapura
Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top