Resmikan Bandara Wiriadinata, Presiden Jokowi Instruksikan Tambah Frekuensi Penerbangan

Presiden Jokowi menyebutkan kemungkinan Bandara Wiriadinata Tasikmalaya dilayani penerbangan langsung dan tidak langsung Garuda Indonesia.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  23:25 WIB
Resmikan Bandara Wiriadinata, Presiden Jokowi Instruksikan Tambah Frekuensi Penerbangan
Pesawat Garuda Indonesia. - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo meminta maskapai Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan dari dan ke Tasikmalaya.

Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi ketika meresmikan Bandara Wiriadinata, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Rabu (27/2/2019).

"Nanti kita harapkan Maret ada tambahan flight lagi. Saya akan perintah lagi Garuda tambah satu [penerbangan] karena kelihatannya pasarnya menghendaki itu," ujar Presiden, dikutip dari keterangan resminya.

Bandara Wiriadinata Tasikmalaya semula berfungsi sebatas pangkalan udara operasional TNI. Belakangan, bandara tersebut dibuka untuk penerbangan komersial.

Pemerintah kemudian melakukan pengembangan bandara tersebut dengan menambah panjang landasan pacu hingga mencapai 1.600 meter dan membangun terminal khusus penumpang.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat memacu pertumbuhan pariwisata di Tasikmalaya dan sekitarnya.

Terkait hal itu, Jokowi telah menerima usulan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menginginkan adanya rute perjalanan alternatif untuk menuju daerah tersebut dari Jakarta.

"Mungkin tadi, sesuai usulan Pak Gubernur, bisa saja yang satu lewat Bandung, Jakarta-Bandung-Tasik, Tasik-Bandung-Jakarta. Yang satu langsung. Mungkin itu," ujar Jokowi.

Tampak mendampingi Presiden pada peresmian bandara ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, garuda indonesia, tasikmalaya

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top