Besok, Presiden Jokowi Rencananya Groundbreaking Tol Banda Aceh—Sigli

Presiden Joko Widodo rencananya melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruas tol Banda Aceh—Sigli sepanjang 74 kilometer yang masuk dalam koridor Trans-Sumatra pada Jumat, 14 Desember 2018.
Rivki Maulana & Irene Agustine | 13 Desember 2018 06:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo rencananya melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruas tol Banda Aceh—Sigli sepanjang 74 kilometer yang masuk dalam koridor Trans-Sumatra pada Jumat, 14 Desember 2018.

Ketika dimintai konfirmasinya pada Rabu (12/12/2018), Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna membenarkan adanya rencana pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek jalan tol di Provinsi Aceh tersebut oleh Kepala Negara, besok.

“Ya, rencananya dilakukan groundbreaking [oleh Presiden Jokowi],” kata Tol Kepada Bisnis.com.

Sebelumnya, Herry mengatakan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah menandatangani perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) dengan PT Hutama Karya (Persero), selaku BUMN yang diberi penugasan oleh pemerintah untuk membangun jalan tol Trans-Sumatra.

Dia menjelaskan bahwa segmen Banda Aceh—Sigli merupakan bagian dari ruas Banda Aceh—Medan sepanjang 470 kilometer dengan masa konsesi pengusahaan selama 45 tahun.

Pembangunan ruas tol Banda Aceh--Sigli terdiri atas enam seksi:

  • Seksi Indrapuri—Blang Bintang sepanjang 13 kilometer,
  • Seksi Blang Bintang—Kutobaro sepanjang 8 kilometer,
  • Seksi Kutobaro—Simpang Baitussalam sepanjang 5 kilometer,
  • Seksi Padang Tiji—Seulimeum sepanjang 26 kilometer,
  • Seksi Seulimeum—Jantho sepanjang 6 kilometer,
  • dan terakhir seksi Jantho—Indrapuri sepanjang 16 kilometer.

Berdasarkan catatan Bisnis, PT Hutama Karya mengalokasikan Rp500 miliar untuk ruas Banda Aceh—Medan dari total penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp10,50 triliun yang akan diterima perseroan untuk menunjang pembangunan jalan tol Trans-Sumatra tahun depan.

Jalan tol yang menghubungkan Provinsi Aceh—Sumatra Utara ini juga rencananya mendapat fasilitas kemudahan pembayaran lahan dengan skema pembayaran langsung sebesar Rp350 miliar pada tahun depan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara.

Direktur Keuangan Hutama Karya Anis Anjayani menjelaskan bahwa perseroan tengah mempertimbangkan untuk menerapkan skema contractor pre-financing dalam pengerjaan beberapa ruas tol Trans-Sumatra yang siap dikerjakan.

Selain ruas Banda Aceh—Sigli, Anis menjelaskan bahwa PPJT yang saat ini sudah selesai diproses adalah untuk ruas Pekanbaru—Bangkinang sepanjang 37 km bagian dari jalan tol Padang—Pekanbaru.

"Sudah selesai diproses PPJT-nya selain Aceh—Sigli adalah Pekanbaru—Bangkinang bagian dari Pekanbaru—Padang," katanya.

Tag : jalan tol, hutama karya, trans-sumatra
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top