Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Disrupto Bahas Pentingnya Kerjasama Strategis Dalam Menghadapi Era Disrupsi

Menghadapi era disrupsi di berbagai sektor, WIR Group akan menggelar sebuah movement disrupsi yang bersifat inklusif bertema “DISRUPTO : The Movement to Disrupt & Transform The Nation” pada 23-25 November 2018 mendatang di Jakarta.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 13 November 2018  |  09:44 WIB
Daniel Surya, CEO & Co-Founder WIR Group sekaligus penggagas DISRUPTO - istimewa
Daniel Surya, CEO & Co-Founder WIR Group sekaligus penggagas DISRUPTO - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Menghadapi era disrupsi di berbagai sektor, WIR Group akan menggelar sebuah movement disrupsi yang bersifat inklusif bertema “DISRUPTO : The Movement to Disrupt & Transform The Nation” pada 23-25 November 2018 mendatang di Jakarta.

Selain akan menyelenggarakan showcase technology, DISRUPTO akan menjadi momen pemicu kerjasama antar pelaku ekonomi lokal maupun global demi mendukung perkembangan transformasi bisnis di Indonesia.

Daniel Surya, CEO & Co-Founder WIR Group sekaligus penggagas DISRUPTO mengatakan kegiatan movement disrupsi ini tidak hanya sebagai wadah yang mempertemukan berbagai pihak dan kegiatan panel diskusi semata, namun juga bertujuan untuk memicu terciptanya kerjasama strategis antar pelaku ekonomi dalam menghadapi transformasi bisnis di Indonesia.

DISRUPTO akan menghadirkan lebih dari 130 pembicara, 200 lebih startups dengan berbagai latar belakang industri, 60 lebih exhibitors dan akan melibatkan lebih dari 500 volunteers. Gerakan DISRUPTO ini cukup unik karena tidak hanya akan memaparkan disrupsi yang terjadi saat ini, namun juga disrupsi yang bisa terjadi di masa mendatang.

Bertujuan untuk merangkul pemerintah, startup dan para pelaku ekonomi dan teknologi global, perhelatan ini akan dihadiri oleh sejumlah lembaga Pemerintah Indonesia sebagai pembicara seperti, Moeldoko sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, Rudiantara sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi Indonesia, dan Thomas Lembong sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Hadir juga untuk memberikan keynote speeches adalah CEO Plastic Energy Carlos Monreal, Presiden Direktur dan CEO Maybank Indonesia Taswin Zakaria, dan Vice President S&M Asia-Pacific Groupe Renault Guillaume Sicard.

Selain itu, institusi keuangan global seperti UBS, Julius Baer Group, Credit Suisse, serta venture capital seperti Kejora Ventures, Gobi Partners, Vertex Ventures, Saoraja Hub dan lainnya juga akan menghadiri acara ini untuk meninjau dan menangkap peluang dari lanskap startups di Indonesia. 

Jenny Wiriyanto, Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia sebagai salah satu sponsor mengatakan DISRUPTO merupakan ajang yang tepat bagi Maybank untuk memberikan dukungan di tengah maraknya pertumbuhan ekonomi kreatif dari berbagai bidang.

Menurutnya, inovator untuk terus bertumbuh secara berkesinambungan memerlukan informasi, edukasi, investasi, serta kolaborasi. Maybank berharap DISRUPTO yang merupakan ajang berkumpulnya para innovator, dapat memberikan akses berbagi, networking, sehingga tercipta sinergi berskala.

"Melalui program ini juga diharapkan terjadi sharing economy di antara startups dan perusahaan besar sehingga tercipta economic of scale yang lebih besar, bahkan berskala global. Peran kami dalam DISRUPTO sangat sesuai dengan misi kami, yaitu Humanising Financial Services dimana kami senantiasa tumbuh dan berada di komunitas," ujarnya.

Berbagai topik mengenai disrupsi yang telah mentransformasi bisnis serta kehidupan manusia dan  perkembangan lanskap startup Indonesia akan dibahas pada acara ini yang terbagi dalam beberapa zona bagian seperti Future Tech Zone yang akan membahas bagaimana Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR) & Artificial Intelligence (AI) mendisrupsi berbagai aspek kehidupan, Green Tech Zone yang akan membahas bagaimana teknologi hijau sudah mulai mengubah kehidupan sehari-hari; antara lain dengan kendaraan tenaga listrik ramah lingkungan, Startups Zone yang akan mempertemukan pelaku startups dengan para investor, The Brand Zone yang akan menampilkan beberapa merek yang mengikuti perkembangan zaman, The Creative Product Zone yang akan menghadirkan produk-produk kreatif yang belum diproduksi massal dan The Digital Content Zone yang membicarakan bagaimana membuat konten digital berkualitas. Zona-zona tersebut akan tersebar di lantai 4, 5 & 6 Plaza Indonesia Extension. 

Astri Abyanti, sebagai General Manager Marketing Plaza Indonesia Extension dimana acara akan digelar mengatakan sebagai pelaku industri ritel dan pusat gaya hidup terdepan ibukota, merekai senang turut mengambil bagian sebagai partners untuk DISRUPTO 2018.

"Karena kami percaya inovasi teknologi kini sudah harus menjadi satu bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Plaza Indonesia pun juga terus mengeksplorasi pengembangan pengembangan inovasi teknologi yang bisa memberikan pengalaman berbelanja terbaru yang luar biasa bagi customer kami dengan mengutamakan beberapa faktor diantaranya kecepatan, kemudahan dan kenyamanan berbelanja”. katanya.
 
Selain menghadirkan berbagai zona yang menampilkan perkembangan teknologi, acara ini juga membantu membuka peluang kerjasama baru antara pelaku startups dengan institusi finansial lokal maupun global melalui matchmaking session.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kerjasama
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top