Begini Kesiapan Tol Batang—Semarang 75 Kilometer Jelang Mudik Lebaran

Kendati belum rampung sepenuhnya, jalan tol BatangSemarang dipastikan dapat melayani pemudik yang ingin berkendara melewati rute sepanjang 75 kilometer tersebut secara fungsional.
Irene Agustine | 27 Mei 2018 14:29 WIB
Sejumlah pekerjaan pengecoran dan konstruksi masih berlangsung di proyek jalan tol Batang--Semarang. - Irene Agustine

Bisnis.com, BATANG — Kendati belum rampung sepenuhnya, jalan tol Batang—Semarang dipastikan dapat melayani pemudik yang ingin berkendara melewati rute sepanjang 75 kilometer tersebut secara fungsional.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menargetkan bahwa pada H-10 Lebaran, sepanjang kilometer km jalan tol tersebut sudah dalam kondisi perkerasan beton (rigid pavement), sedangkan sisanya 18 kilometer merupakan lapisan beton setebal 10 sentimeter (lean concrete).

"Kita lihat tadi masih ada progres. Insyaallah nanti tanggal 30 Mei sudah bisa dibuka fungsional," kata Basuki saat peninjauan, Sabtu (26/5/2018).

Karena dibuka fungsional, pemudik tidak perlu membayar biaya tol atau gratis. Namun, berdasarkan pengamatan Bisnis.com, hingga saat ini kondisi jalan belum seluruhnya dapat dilalui dengan mulus.

Sejumlah pekerjaan pengecoran dan konstruksi masih ditemui dalam menyambung jalur fungsional tersebut, utamanya dalam menyambung Jembatan Kali Kuto yang menjadi titik kritis di wilayah ini. Adapun, debu yang tebal selama perjalanan membuat jarak pandang menjadi terbatas.

Meski demikian, Direktur PT Jasamarga Semarang Batang Arie Irianto mengatakan bahwa bekas pengerjaan akan dibereskan sampai 10 hari ke depan sehingga tidak ada lagi debu yang tebal untuk dilewati saat mudik nanti.

Dia mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Kali Kuto ditargetkan baru bisa dilalui H-2 Lebaran. Soalnya, pengerjaan jembatan tersebut dituntut presisi karena desainnya yang berbeda dengan jembatan pada umumnya.

Pembangunan Jembatan Kali Kuto./Irene Agustine

"Ini semua bisa tersambung seluruhnya secara fungsional. Ada tanah wakaf yang memang belum dibebaskan, tetapi kami fokus ke yang fungsional dulu," ujar Arie.

Nantinya, pemudik dapat menikmati fasilitas yang ditawarkan dari 4 tempat istirahat di sepanjang tol ini.

Fasilitas tempat istirahat berupa musala, toilet portable, tenda istirahat, tenda pertolongan pertama apda kecelakaan (P3K) dan SPBU portable. Di antara lokasi tempat istirahat juga disediakan area parkir sebanyak empat lokasi.

Untuk penerangan akan disediakan di tempat  istirahat dan simpang susun termasuk menggunakan lampu tenaga matahari.

Adapun, saat ini kontaktor masih terus bekerja di antaranya melakukan penimbunan, pengecoran maupun perapian pembatas jalan.

Pembangunan jalan tol Batang—Semarang sepanjang 74,20 kilometer terbagi menjadi lima seksi.

Seksi 1 Batang—Tulis (3,20 kilometer), seksi 2 Tulis—Weleri (36,40 kilometer), seksi 3 Weleri—Kendal (11,05 kilometer), seksi 4 Kendal—Kaliwungu (13,50 kilometer), dan seksi 5 Kaliwungu—Krapyak (10,40 kilometer). Progres konstruksi keseluruhan jalan tol itu sudah mencapai 80%.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top