Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Resmikan 11 PLB, Presiden Ingin Dwelling Time 3 Hari Mulai April

Presiden Jokowi menginginkan waktu tunggu kontainer atau dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok dapat kembali meramping menjadi 3 hari pada bulan depan.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 10 Maret 2016  |  13:00 WIB
Resmikan 11 PLB, Presiden Ingin Dwelling Time 3 Hari Mulai April
Peti kemas - Ilustrasi/Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Jokowi menginginkan waktu tunggu kontainer atau dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok dapat kembali meramping menjadi 3 hari pada bulan depan.

Memasuki era kompetisi, dia mengatakan Indonesia harus terus berbenah untuk merampingkan waktu dwelling time agar bisa setara dengan Malaysia dan Singapura, yang diketahui memiliki waktu dwelling time maksimal 2 hari.

“Target saya kira-kira bulan depan harus sudah masuk ke angka 3 hari maksimal, nanti kita lihat prosesnya bulan depan,” katanya seusai meresmikan Pusat Logistik Berikat di Cakung, Kamis (10/3/2016).

Pada Januari, catatan dwelling time masih mencapai 4,7 hari dan berangsur-angsur turun menjadi 3,5 hari pada bulan lalu.

Selain itu, dia berharap peresmian 11 Pusat Logistik Berikat (PLB) akan diikuti oleh perpindahan besar-besaran logistik dari beberapa negara di ASEAN, ke Indonesia.

“Semuanya [muatan perpindahan logistik] nanti bisa pindah ke sini, karena konsumsi kan di sini, produksi disini, jadi harus harapannya besar,” ujarnya.

Pusat Logistik Berikat merupakan gudang logistik multi fungsi untuk menimbun barang impor atau lokal dengan kemudahan fasilitas perpajakan berupa penundaan pembayaran bea masuk dan tidak dipungut PPN atau PPNBM, serta fleksibilitas operasional.

Berikut ini 11 perusahaan penerima fasilitas PLB.

  1. PT Cipta Krida Bahari (Cakung)
  2. PT Petrosea Tbk (Balikpapan)
  3. PT Pelabuhan Panajam (Eastkal-Astra Group) (Balikpapan)
  4. PT Kamadjaja Logistics (Cibitung)
  5. PT Toyota Manufacturing Indonesia (Karawang)
  6. PT Agility International
  7. PT Gerbang Teknologi Cikarang (Cikarang Dry Port)
  8. PT Dunia Express (Sunter dan Karawang)
  9. PT Khrisna Cargo (Benoa dan Denpasar)
  10. PT Vopak Terminal Merak (Merak)
  11. PT Dahana (Persero) (Subang)‎.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dwelling time Presiden Joko Widodo
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top