Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PPI & Pelni Siap Tekan Disparitas Harga Antarwilayah

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melakukan sinergi dalam mengangkut bahan pokok yaitu gula pasir ke wilayah timur Indonesia.
Veronika Yasinta
Veronika Yasinta - Bisnis.com 11 September 2015  |  15:10 WIB
PPI & Pelni Siap Tekan Disparitas Harga Antarwilayah
Acara Penandatanganan MoU Sinergitas BUMN PPI dan Pelni, di KM Kelud, Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (11 - 9).
Bagikan

Bisnis.com.JAKARTA - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melakukan sinergi dalam mengangkut bahan pokok, yaitu gula pasir ke wilayah timur Indonesia.

Direktur Utama PT PPI Dayu Padmara Rengganis menuturkan perbandingan harga antara wilayah barat dan timur sangat tinggi. Untuk gula, di Jawa dibanderol denban harga Rp13.000-Rp14.000, sedangkan di timur Indonesia bisa mencapai Rp18.000.

"BUMN, selain mencari untung, dia juga harus menjadi agent of development supaya menjadi agen perubahan di masyarakat yang ditangani," katanya usai Acara Penandatanganan MoU Sinergitas BUMN PPI dan Pelni, di KM Kelud, Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (11/9/2015).

Direktur PT Pelni Elfien Goentoro mengatakan distribusi pengangkutan barang itu akan dilakukan melalui konsep tol laut dengan enam kapal barang.

Dia mengatakan keenam unit kapal itu secara reguler di wilayah timur. Kapal itu rencananya berukuran 250 TEUs sampai 600 TEUs dengan pencana pembelian menunggu cairnya penyertaan modal negara dari pemerintah.

"Nunggu PMN, setelah itu baru kita bisa pakai kapal kita sendiri," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelni disparitas harga tppi
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top