Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menko Kemaritiman Harap Kajian Cilamaya Tuntas Sebulan

Kemenko Kemaritiman dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional akan membentuk tim pengkaji rencana pembangunan Pelabuhan Cilamaya, Jawa Barat.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 15 Februari 2015  |  23:19 WIB
Menko Kemaritiman Harap Kajian Cilamaya Tuntas Sebulan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Kemenko Kemaritiman dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional akan membentuk tim pengkaji rencana pembangunan Pelabuhan Cilamaya, Jawa Barat.

Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo berharap tim tersebut dapat memberikan rekomendasi dalam waktu satu bulan mendatang. 

“Tim ini segera diperkuat dengan para ahli BPPT dan Kementerian Perhubungan,” ujarnya setelah rapat dengan Bappenas, Kamis (12/2).

Sementara itu, Direktur Transportasi Bappenas Bambang Prihartono menjelaskan tim tersebut akan melanjutkan hasil studi kelayakan mengenai Pelabuhan Cilamaya yang sebelumnya sudah dilakukan di bawah Kementerian Koordinator Perekonomian di era pemerintahan sebelumnya.

“Kita tinggal melanjutkan studi sebelumnya, sehingga lebih menyeluruh,” kata Bambang kepada Bisnis, Minggu (15/5).

Selain BPPT dan Kemenhub, dia menambahkan tim tersebut mungkin akan didukung  oleh Kementerian ESDM dan pemerintah daerah setempat.

Sebelumnya, Menteri  Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan Pelabuhan Cilamaya letaknya bisa digeser jika terkendala dengan pipa milik Pertamina.

Mengenai pembangunannya, Menhub menegaskan tidak akan memberikan insentif apapun bagi investor yang akan membangun Cilamaya. Kementerian ini hanya menjanjikan percepatan perizinan saja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan cilamaya KEMENTERIAN MARITIM
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top