Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menko Kemaritiman Harap Kajian Cilamaya Tuntas Sebulan

Kemenko Kemaritiman dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional akan membentuk tim pengkaji rencana pembangunan Pelabuhan Cilamaya, Jawa Barat.

Bisnis.com, JAKARTA—Kemenko Kemaritiman dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional akan membentuk tim pengkaji rencana pembangunan Pelabuhan Cilamaya, Jawa Barat.

Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo berharap tim tersebut dapat memberikan rekomendasi dalam waktu satu bulan mendatang. 

“Tim ini segera diperkuat dengan para ahli BPPT dan Kementerian Perhubungan,” ujarnya setelah rapat dengan Bappenas, Kamis (12/2).

Sementara itu, Direktur Transportasi Bappenas Bambang Prihartono menjelaskan tim tersebut akan melanjutkan hasil studi kelayakan mengenai Pelabuhan Cilamaya yang sebelumnya sudah dilakukan di bawah Kementerian Koordinator Perekonomian di era pemerintahan sebelumnya.

“Kita tinggal melanjutkan studi sebelumnya, sehingga lebih menyeluruh,” kata Bambang kepada Bisnis, Minggu (15/5).

Selain BPPT dan Kemenhub, dia menambahkan tim tersebut mungkin akan didukung  oleh Kementerian ESDM dan pemerintah daerah setempat.

Sebelumnya, Menteri  Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan Pelabuhan Cilamaya letaknya bisa digeser jika terkendala dengan pipa milik Pertamina.

Mengenai pembangunannya, Menhub menegaskan tidak akan memberikan insentif apapun bagi investor yang akan membangun Cilamaya. Kementerian ini hanya menjanjikan percepatan perizinan saja.

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hadijah Alaydrus
Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper