Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Phapros Luncurkan Obat Baru untuk Pencernaan

PT Phapros Tbk tahun depan akan menghadirkan produk baru Eucarbon Herbal untuk mengatasi masalah pencernaan.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 11 Desember 2014  |  16:47 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Phapros Tbk tahun depan akan menghadirkan produk baru Eucarbon Herbal untuk mengatasi masalah pencernaan.

Direktur Utama PT Phapros Tbk Iswanto menjelaskan dengan memasarkan produk Eucarbon Herbal ini, setidaknya Phapros dapat  merebut market share pasar Laxative berkisar 3%-6% di tahun pertama, atau sepanjang 2015.

Menurut data IMS, selama periode 2010 – 2013 Pasar Digestive Remedies di kelas terapi Laxative mencapai pertumbuhan rata-rata yaitu 8% dengan nilai Rp140 miliar.

"Phapros, mulai  2015 mendapat kepercayaan besar untuk ikut andil dalam memasarkan produk legendaries ini. Kita targetkan dalam 3 tahun bisa menguasai market share pasar Laxative hingga 6%," katanya, Kamis (11/12).

Untuk diketahui, Eucarbon Herbal merupakan produk lisensi dari Trenka – Austria. Ecarbon Herbal sendiri sejatinya mulai dikembangkan lebih dari 100 tahun yaitu sejak tahun 1909 oleh Mag. F. Trenkadan dan Prof. Pauli. Dan saat ini produk herbal tersebut telah digunakan oleh lebih dari 70 Negara.

Adapun komposisi yang terkandung dalam Eucarbon, yaitu Fol.Sennae, Extractum Rhei, CarboLigni, Aetherol, Foenoculli. Indikasi Eucarbon adalah membantu meringankan gangguan pada saluran cerna seperti Kembung dan Sembelit.

Eucarbon juga dapat menjadi penetral gas dan racun di saluran cerna.

Dalam sejumlah uji klinis, disebutkan bahwa Eucarbon juga mampu menghilangkan dan membersihkan saluran cerna untuk pemeriksaan radiologi dan persiapan operasi, membantu mengatasi konstipasi pasca bedah, dispepsia, flatulensi, dan gangguan saluran cerna lainnya.

Iswanto menambahkan guna mendongkrak kinerja perseoran pada tahun depan, pihaknya terus meningkatkan kinerja obat generik dan over the counter (OTC).

"Beberapa jajaran obat ethical juga kami luncurkan, selain itu pasar ekspor juga ditingkatkan. Yang menarik kami juga memperbesar sektor bisnis non farmasi, yaitu implan pada tahun depan," ujarnya.

Produk dengan kandungan alamiah dalam produk herbal menjadi alasan pemilihan konsumen karena diyakini lebih aman dikonsumsi dalam jangka panjang. Apalagi dengan tingkat kesibukan konsumen saat ini, berpengaruh besar terhadap gaya hidup dan perilaku konsumen.

Efek negatif tersebut seperti tingkat stress yang tinggi, kebiasaan makan tidak teratur, hobi mengkonsumsi fast food, kurangnya asupan serat dan jarang berolahraga.

Akibat yang timbul dari efek tersebut menyebabkan berbagai masalah yang berhubungan dengan masalah pencernaan (digestive).
Gaya hidup inilah yang akan menjadi kunci penting atas tumbuhnya pasar digestive remedies dalam beberapa tahun ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat pt phapros tbk
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top