Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapal Khusus Ternak Tekan Risiko Kematian Hingga 10%

Ditjen Peternakan Kementerian Pertanian mengklaim bahwa rencana otoritas perhubungan laut yang melakukan pengadaan kapal pengangkut bisa sangat membantu mengurangi resiko cacat dan kematian
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 21 April 2014  |  19:04 WIB
Kapal Khusus Ternak Tekan Risiko Kematian Hingga 10%
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Ditjen Peternakan Kementerian Pertanian mengklaim bahwa rencana otoritas perhubungan laut yang melakukan pengadaan kapal pengangkut ternak bisa sangat membantu mengurangi resiko cacat dan kematian sampai 10% serta penyusutan bobot ternak akibat transportasi hingga 30%.

“Kalau nanti itu benar sudah jadi, sangat bagus, bisa membantu sekali. Itu bisa menyediakan secara riil kebutuhan daging masyarakat,” ujar Dirjen Peternakan Kementerian Peternakan Syukur Iwantoro, Senin (21/4/2014).

Syukur menuturkan, saat ini kondisi ternak pasca pengangkutan tergolong parah, sehingga banyak ternak yang ketika sampai di rumah potong hewan (RPH) telah cacat atau bahkan mati sehingga tidak lolos uji kesehatan.

Dia menjelaskan bahwa apabila Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub bisa merealisasikan kapal yang lebih canggih, maka resiko-resiko tersebut bisa diminimalisir atau bahkan dihilangkan.

Selain itu, paparnya, dengan adanya dukungan kapal untuk pengangkutan ternak dari Kementerian Perhubungan ini, kesenjangan produksi dan stok daging secara nasional bisa dikurangi dan menjadi lebih berimbang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal kemenhub kementan peternakan
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top