Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Garuda dan Sriwijaya Air Ambil Alih Rute Merpati ke Timika

Maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air akan mengambil alih rute penerbangan dari dan ke Timika, yang selama ini dilayani oleh maskapai Merpati Nusantara.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 19 Maret 2014  |  10:01 WIB

Bisnis.com, TIMIKA - Maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air akan mengambil alih rute penerbangan dari dan ke Timika, yang selama ini dilayani oleh maskapai Merpati Nusantara.

Kepala Bidang Perhubungan Udara Dishubkominfo Kabupaten Mimika, Papua, John Rettob mengatakan Garuda Indonesia telah mendapatkan izin dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub untuk menerbangi rute Jakarta-Makassar-Timika-Jayapura dan sebaliknya, setiap hari.

John berharap penerbangan Garuda Indonesia pada rute tersebut bisa efektif mulai pekan depan.

"Sudah tentu hal ini merupakan berita menggembirakan bagi warga pengguna jasa penerbangan di Timika karena mereka akan memiliki banyak pilihan saat bepergian dari dan ke Timika. Selama ini masyarakat terus bertanya-tanya sejak Merpati Nusantara menghentikan seluruh aktivitas penerbangan," tutur John, seperti dikutip Antara, Rabu (19/3/2014).

Pihak Garuda Indonesia direncanakan akan mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737-800 untuk melayani rute penerbangan Jakarta-Makassar-Timika-Jayapura pulang pergi setiap hari.

Pesawat Garuda Indonesia akan berangkat dari Jakarta pukul 05.00 WIB dan diperkirakan tiba di Timika pukul 13.00 WIT. Pesawat yang sama berangkat kembali dari Timika ke Makassar pada pukul 14.30 WIT.

Selama ini, Garuda Indonesia mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737-800 untuk melayani rute Jakarta-Denpasar-Timika-Jayapura pulang pergi setiap hari. Pesawat tersebut berangkat dari Jakarta pada pukul 21.00 WIT dan tiba di Timika sekitar pukul 07.00 WIT.

"Pihak Garuda Indonesia menambah satu armada pesawat untuk melayani penerbangan ke Timika. Sementara rute Jakarta-Denpasar-Timika-Jayapura dan sebaliknya tetap beroperasi seperti biasa. Dengan demikian masyarakat memiliki alternatif untuk bepergian ke Jayapura dengan pesawat Garuda apakah pagi hari atau siang hari," ujar John.

Adapun maskapai Sriwijaya Air dan juga Garuda Indonesia telah memasukkan penawaran untuk melayani rute yang ditinggalkan oleh pesawat Merpati yaitu rute Timika-Sorong-Manado dengan frekuensi penerbangan tiga kali sepekan.

Pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub diketahui telah menyetujui maskapai Sriwijaya Air dapat melayani rute tersebut. Pihak Sriwijaya Air rencananya akan mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737-500 untuk melayani rute Timika-Sorong-Manado tiga kali sepekan.

Menurut John, tidak tertutup kemungkinan juga bagi maskapai Garuda Indonesia juga melayani rute tersebut untuk tiga hari sisanya dengan mengoperasikan pesawat jenis CRJ Bombardir dengan kapasitas 95 orang penumpang.

"Sejauh ini kami belum mendapat laporan perkembangan dari pihak Sriwijaya Air soal rencana penerbangan untuk melayani rute tersebut," tutur John.

Dengan adanya kesiapan dua maskapai penerbangan nasional tersebut melayani kembali rute-rute yang sebelumnya dilayani pesawat Merpati Nusantara, John berharap tidak ada kendala dalam hal pengisian bahan bakar avtur di Bandara Moses Kilangin Timika.

"Mestinya tidak ada kendala karena mereka hanya menggantikan rute yang ditinggalkan oleh Merpati. Apalagi kedua jenis pesawat ini lebih hemat dari sisi avtur mengingat kapasitasnya lebih kecil dibanding pesawat jenis Boeing 737-300 yang dulu dioperasikan oleh Merpati Nusantara," jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat merpati sriwijaya air garuda indonesia

Sumber : Newswire

Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top