Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Industri Karet Dunia

Indonesia berpeluang menjadi produsen utama karet dan barang karet dunia, mengingat potensi karet alam yang sangat besar.

Bisnis.com, JAKARTA—Indonesia berpeluang menjadi produsen utama karet dan barang karet dunia, mengingat potensi karet alam yang sangat besar.

Staf Ahli Dewan Karet Indonesia Suharto Honggokusumo mengatakan potensi Indonesia menjadi basis industri karet dunia masih terbuka lebar. Selain besarnya potensi karet alam yang ada, jelasnya, pertumbuhan ekonomi yang baik juga menunjang terwujudnya hal tersebut.

“Industri karet itu erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi,” katanya, Rabu (18/12/2013).

Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi yang baik akan berpengaruh terhadap membaiknya kinerja industri, termasuk industri yang membutuhkan karet sebagai bahan dasarnya seperti industri ban kendaraan.

Saat ini, industri tersebut menyerap lebih 50% dari total produksi karet alam nasional. Apalagi, imbuhnya, dengan membaiknya ekonomi berdampak terhadap peningkatan permintaan kendaraan, sehingga secara tidak langsung meningkatkan permintaan akan karet alam sebagai bahan bakunya.

“Kalau ekonomi turun, orang akan menunda membeli mobil atau kendaraan baru. Tetapi sebaliknya, ketika ekonomi membaik, permintaan kendaraan pasti meningkat, artinya permintaan akan karet alam juga meningkat,” jelasnya.

China tercatat sebagai konsumen ban terbesar di dunia, disusul Amerika Serikat kemudian Jepang. Nilai perdagangan ban di China pada 2012 tercatat mencapai 3,6 juta ton.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Nurbaiti
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper