Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diduga Langgar Paten, Pembuat Obat HIV Terbesar Gugat Merck & Co

Bisnis.com, SAN FRANCISCO—Gilead Sciences Inc, pembuat obat HIV terbesar dunia, menggugat perusahaan farmasi lainnya Merck & Co. terkait dugaan pelanggaran paten obat Hepatitis C.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 02 September 2013  |  06:57 WIB
Diduga Langgar Paten, Pembuat Obat HIV Terbesar Gugat Merck & Co
Bagikan

Bisnis.com, SAN FRANCISCO—Gilead Sciences Inc, pembuat obat HIV terbesar dunia, menggugat perusahaan farmasi lainnya Merck & Co. terkait dugaan pelanggaran paten obat Hepatitis C.

Merck, pembuat obat Hepatitis C Vic trelis, dikabarkan telah mengontak Gilead pada Agustus 2013 dan mengatakan pesaingnya tersebut melanggar dua paten mereka. Demikian dilaporkan Bloomberg, Sabtu (31/8/2013).

Gugatan itu diajukan ke pengadilan federal di San Francisco pada 30 Agustus. Adapun, paten yang diperkarakan berkaitan dengan substansi bernama Sofosbuvir. Gilead memang tengah melakukan percobaan untuk obat penyakit tersebut.

Gilead mengungkapkan Merck, yang berbasis di Whitehouse Station, New Jersey, AS meminta mereka membayar royalti 10% dari hasil penjualan bersih obat itu hingga masa perlindungan paten habis.

Atas gugatan ini, juru bicara Merck Lainie Keller belum memberikan tanggapannya karena belum bisa di hubungi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

paten merck hiv gilead

Sumber : Bisnis Indonesia, Senin (2/9/2013)

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top