Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BIAYA PROYEK HAMBALANG: Ditambah Rp100 Miliar dan Dilanjutkan

BISNIS.COM, JAKARTA—Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merekomendasikan estimasi kasar kebutuhan anggaran senilai Rp100 miliar bagi pembangunan lanjutan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 24 Juni 2013  |  23:08 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merekomendasikan estimasi kasar kebutuhan anggaran senilai Rp100 miliar bagi pembangunan lanjutan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang.

Ketua Komisi X DPR RI Agus Hermanto menyatakan Kementerian PU melalui Direktorat Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Direktorat Jenderal Cipta Karya memberikan pendapat bagi pembangunan lanjutan P3SON Hambalang berupa estimasi kasar kebutuhan anggaran.

”Pembangunan lanjutan P3SON Hambalang memerlukan pekerjaan perbaikan atau perkuatan dengan kebutuhan anggaran sebesar lebih kurang Rp100 miliar,” katanya ketika menyimpulkan hasil rapat dengar pendapat (RDP) panita kerja (Panja) P3SON Hambalang Komisi X DPR RI dengan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) dan Dirjen Cipta Karya di Jakarta, Senin (24/6/2013).

Dia menjelaskan perkiraan nilai anggaran tersebut akan disesuaikan lebih lanjut dengan hal teknis karena kondisi tanah proyek yang labil.

”Estimasi kasar [tersebut] perlu dihitung kembali dalam detailed enginering design (DED) mengingat kondisi tanah yang labil, agar bangunan-bangunan di P3SON Hambalang yang telah dibangun dapat berfungsi dengan baik dan aman dipergunakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dalam kesimpulan rapat tersebut, dia mengungkapkan progres pembangunan fisik P3SON Hambalang per Desember 2011 mencapai 37,58% dengan perkiraan angka lebih besar pada kondisi di lapangan.

”Progres resmi yang disetujui bersama oleh pihak yang terkait per Desember 2011 adalah sebesar 37,58%. Namun, kondisi di lapangan diperkirakan lebih besar dari angka tersebut,” ungkapnya.

Kesimpulan RDP ini juga menyebutkan penyelesaian pembangunan akan menggunakan sisa anggaran pembangunan proyek setelah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ditambah dengan biaya perbaikan tersebut.

Sebelumnya, Panja Hambalang meminta Kementerian PU untuk memberikan rekomendasi terkait hal-hal teknis proyek tersebut sehingga bangunan yang sudah ada bisa dipergunakan. Sementara itu, BPK tengah memeriksa pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang tersebut terkait kasus korupsi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hambalang cipta karya pekerjaan umum
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top