Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ALUTSISTA TNI: Kapal AT 3 Tandai Modernisasi Alat Tempur Berat

BISNIS.COM, PELABUHAN PANJANG - Pembangunan kapal angkut tank (AT) 3 di galangan Panjang Lampung menandai tahapan modernisasi alat tempur berat. Pembangunan kapal milik TNI AL ini dilakukan oleh perusahaan swasta PT Daya Radar Utama. Wakil Menteri Pertahanan
Fatkhul-nonaktif
Fatkhul-nonaktif - Bisnis.com 18 Juni 2013  |  12:41 WIB
ALUTSISTA TNI: Kapal AT 3 Tandai Modernisasi Alat Tempur Berat
Bagikan

BISNIS.COM, PELABUHAN PANJANG - Pembangunan kapal angkut tank (AT) 3 di galangan Panjang Lampung menandai tahapan modernisasi alat tempur berat. Pembangunan kapal milik TNI AL ini dilakukan oleh perusahaan swasta PT Daya Radar Utama.

Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsudin mengatakan tahapan pembangunan alat tempur ringan dan sedang berupa kapal AT 1 dan AT 2 tengah dilakukan di galangan PT Dok Koja Bahari, Jakarta.

"Kapal AT 3 ini didesain memiliki kemampuan angkut tank Leopard, yang berbobot 50 ton," ujar Wamenhan dalam acara keel laying kapal AT 3 di galangan Panjang, Lampung (18/6/2013).

Tank Leopard merupakan alat tempur TNI AD, yang diperkirakan segera datang pada Oktober 2014 untuk melengkapi alutsista TNI. Dengan demikian, katanya, kapal AT 3 sudah harus selesai dibangun sebelum Oktober 2014.

Wamenhan mengatakan AT 3 akan menjadi salah satu jawaban pada kawasan.

Sistem alat utama sistem pertahanan Indonesia sejak belasan tahun terakhir dinilai sudah ketinggalan, di antaranya karena perkembangan teknologi dunia yang berkembang cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal tni keel laying daya radar utama
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top