Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

10 Negara dengan Pungutan Tarif Timbal Balik AS Terbesar, Kamboja hingga Irak

Kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump berdampak pada puluhan negara, berikut 10 daftar teratas
Pemenang Pemilu Presiden Amerika Serikat 2024 Donald Trump. Bloomberg/Christopher Dilts
Pemenang Pemilu Presiden Amerika Serikat 2024 Donald Trump. Bloomberg/Christopher Dilts

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif timbal balik yang lebih tinggi pada Rabu (2/4/2025) waktu setempat. Beberapa negara dikenakan tarif impor jumbo pada kisaran 40% - 50%.

Kebijakan tersebut menetapkan bahwa semua negara akan dikenakan tarif setidaknya 10% ke depannya, sementara negara-negara yang dianggap memiliki hambatan tinggi terhadap barang-barang AS akan menghadapi tarif lebih besar. 

Bea masuk ini akan menimbulkan hambatan baru di negara dengan ekonomi konsumen terbesar di dunia ini, membalikkan liberalisasi perdagangan selama puluhan tahun yang telah membentuk tatanan global, dan menciptakan perang dagang baru.

“Ini adalah deklarasi kemerdekaan kita,” kata Trump di Rose Garden, Gedung Putih dilansir dari Reuters pada Kamis (3/4/2025). 

Dalam agenda tersebut, Trump memajang sebuah poster yang berisi daftar tarif resiprokal yang diterapkan AS kepada negara-negara mitra dagang. China mendapat tarif baru 34%, sementara Uni Eropa 20%. Pengenaan tarif resiprokal itu sebagai tanggapan atas bea masuk yang dikenakan pada barang-barang AS.

Adapun, beberapa negara mendapatkan tarif di atas 40%. Salah satu negara di kawasan Afrika, Lesotho, bahkan terkena tarif impor sebesar 50%. Lesotho juga menjadi negara dengan tarif timbal balik terbesar yang diumumkan Trump pada Rabu waktu setempat

Negara Afrika lain yang mendapat pungutan di atas 40% adalah Madagaskar dengan 47%. Sementara itu, Kamboja turut terdampak kebijakan ini dengan tarif impor 49%, tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Kemudian, Laos juga dikenakan tarif sebesar 48%, Vietnam 46%, dan Myanmar 44%

Berikut adalah 10 Negara dengan tarif timbal balik terbesar yang diumumkan Presiden AS Donald Trump:

Lesotho: 50%

Kamboja: 49%

Laos: 48%

Madagaskar: 47%

Vietnam: 46%

Sri Lanka: 44%

Myanmar: 44%

Suriah: 41%

Mauritius: 40%

Irak: 39%


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper