Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Migas jadi Beban Impor pada Februari 2024

Impor migas senilai US$2,98 miliar menjadi beban neraca perdagangan karena jumlah ini naik 10,42% secara mtm,
Sejumlah mobil baru yang sebagian di ekspor terparkir di salah satu pabrik di Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (13/3/2024). ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Sejumlah mobil baru yang sebagian di ekspor terparkir di salah satu pabrik di Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (13/3/2024). ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Pusat Ststistik (BPS) melaporkan impor migas menjadi pemberat neraca perdagangan Februari 2024.

Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar menyampaikan nilai impor Februari 2024 mencapai US$18,44 miliar atau turun 0,29% secara bulanan.

“Impor migas senilai US$2,98 miliar atau naik 10,42% secara mtm, sementara impor non migas senilai US$15,46 miliar, turun sebesar 2,21% secara mtm,” kata Amalia dalam rilis Bps, Jumat (15/3/2024).

Amalia mengungkapkan, penurunan impor secara bulanan dipicu oleh penurunan nilai impor non migas dengan andil penurunan sebesar 1,81%.

Secara tahunan, nilai impor Februari 2024 lebih tinggi dibandingkam Februari 2023 atau yang tercatat naik sebesar 15,84%. 

Adapun BPS mencatat, nilai impor migas naik 23,82%, sementara impor non migas naik sebesar 14,42%. 

Peningkatan impor non migas, kata Amalia, dii dorong oleh beberapa peningkatan komiditas. Diantaranya,  mesin peralatan mekanis dan bagiannya atau HS 84 dengan andil 3,43%, plastik dan barang dari plastik HS39 dengan andil peningkatan 2,71%, serta mesin perlengkapan elektrik dan bagiannya atau HS 85 memberikan andil peningkayan terhadap impor non migas sebesae 2%. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ni Luh Anggela
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper