Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ditawari Lahan di IKN, Emiten Sinar Mas Land (BSDE) Minat Investasi?

Grup Sinar Mas Land telah ditawari lokasi tertentu di IKN. Begini kata bos Bumi Serpong Damai (BSDE) soal peluang investasi di IKN.
Pengendara sepeda motor melintasi logo BSD City di Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (9/12/2023)/Bisnis-Eusebio Chrysnamurti
Pengendara sepeda motor melintasi logo BSD City di Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (9/12/2023)/Bisnis-Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten properti Grup Sinar Mas Land, PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) menyebut penjualan properti di Balikpapan, Kalimantan Timur terus menunjukkan tren positif.

Direktur BSDE Hermawan Wijaya menuturkan, produk properti sinar mas land, yakni Grand City yang berlokasi sekitar 30 kilometer dari wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara memiliki kontribusi pada target marketing sales mencapai 5%. Menurutnya, kontribusi penjualan properti di Balikpapan itu dapat terus bertumbuh seiring dengan adanya pembangunan megaproyek IKN.

"Lokasi IKN itu 30 kilometer dari Balikpapan, di mana kita sudah ada proyek di sana Grand City, itu proyek ketiga dari Sinar Mas Land di Balikpapan. Nah, kalau kita lihat penjualan di Grand City sendiri itu cukup bagus," tuturnya dalam konferensi pers di Indonesia Convention Hall BSD, Kamis (22/2/2024).

Kendati pasar properti di wilayah Kalimantan Timur telah menunjukkan geliat positif, Sinar Mas Land mengaku belum memiliki rencana untuk melakukan ekspansi bisnis untuk menggarap hunian di wilayah IKN.

Alasannya, perseroan masih akan terlebih dahulu melakukan kajian terhadap pertumbuhan ekonomi di bakal ibu kota baru Indonesia tersebut.

"IKN tentu kita tahulah semua developer sudah diminta untuk masuk ke IKN dan ditawarkan di lokasi tertentu termasuk kita Sinar Mas Land, tapi sampai sekarang posisinya masih belum, belum ada sesuatu yang dapat kita umumkan atau announce ya," tambahnya.

Terlebih, imbuh Hermawan, segmentasi pasar yang disasar oleh Sinar Mas Land adalah masyarakat kelas menengah hingga menengah atas. Dengan demikian, perseroan bakal terlebih dahulu mengamati pertumbuhan populasi di IKN.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memang mencatat harga properti di wilayah Kalimantan menjadi salah satu yang menunjukkan tren positif.

Bahkan, dalam survei indeks harga properti residensial (IHPR) harga properti di Balikpapan, Kalimantan Barat tercatat menjadi yang paling tinggi mengalami peningkatan sepanjang 2023 mencapai 3,57%.

Kemudian, harga properti di Banjarmasin Kalimantan Selatan turut melonjak 0,70% sepanjang 2023. Sedikit berbanding terbalik, harga properti di Balikpapan justru menyusut tipis sebesar 0,78% pada 2023.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper