Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Realisasi Investasi Hulu Migas Tembus Rp124 Triliun

SKK Migas mencatat realisasi investasi industri hulu minyak dan gas (migas) hingga akhir Agustus 2023 sudah mencapai Rp124 triliun.
Blok migas/Ilustrasi
Blok migas/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat realisasi investasi industri hulu minyak dan gas (migas) hingga akhir Agustus 2023 sudah mencapai Rp124 triliun.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK migas Hudi Suryodipuro mengatakan, realisasi investasi itu mencerminkan masifnya kegiatan pengeboran dan pengembangan sumur-sumur migas di dalam negeri sepanjang tahun ini.

“Sampai akhir Agustus 2023, capaian investasi hulu migas itu sendiri sudah mencapai Rp124 triliun, jadi kita terus mendorong investasi supaya kita bisa meningkatkan kegiatan yang ada di industri hulu migas sendiri,” kata Hudi saat media briefing di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Rabu (11/10/2023).

Hudi berharap torehan investasi hulu migas itu dapat bertambah dari tahun ke tahun seiring dengan rencana SKK Migas untuk menerapkan pasar digital pengadaan hulu migas atau IOG e-Commerce tahun depan.

Rencananya, SKK Migas bakal mulai melakukan pengadaan barang dan jasa penunjang kegiatan hulu migas lewat pasar digital atau IOG e-Commcerce tersebut pada 2024.

Saat ini, kata dia, kerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) atau BNI tengah dimatangkan untuk skema pembayaran dalam pasar digital tersebut.

“Akhir tahun ini nanti kita akan integrasikan dengan lembaga keuangan, nanti terus ditingkatkan transparansi, kecepatan dan efisiensi pengadaan di industri hulu migas,” kata dia.

Adapun, untuk pengadaan per September 2023 lewat pasar digital itu, SKK Migas telah menjaring kontrak barang di bawah US$100.000 mencapai US$81,25 juta setara dengan Rp1,27 triliun.

Sebelumnya, SKK Migas mencatat capaian lifting minyak di semester I/2023 mencapai 615.500 bopd. Wakil Kepala SKK Migas Nanang Abdul Manaf mengatakan, pencapaian tersebut tercatat naik 0,16 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2022 sebanyak 614.500 bopd. 

"Realisasinya per 30 Juni 615.500 bopd atau 100,2 persen, jadi di atas pencapaian semester I tahun lalu, jadi daripada tahun lalu, semester I ini lebih baik," kata Nanang dalam konferensi pers di gedung SKK Migas pada Selasa, (18/7/2023).

Sementara itu, saluran gas mencapai 5.308 million standard cubic feet per day (MMscfd) atau lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu, yaitu 5.326 MMscfd.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper