Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bayar MRT Tak Bisa Pakai Gopay, OVO & Dana! Ini Alasan di Baliknya

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat membeberkan alasan bayar MRT tak bisa pakai LinkAja, Gopay, OVO, dan Dana.
Rangkaian kereta moda raya terpadu (MRT) melintas di Stasiun MRT Asean, Jakarta, Rabu (11/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Rangkaian kereta moda raya terpadu (MRT) melintas di Stasiun MRT Asean, Jakarta, Rabu (11/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat membeberkan alasan penghentian penggunaan empat dompet digital, Gopay, OVO, Dana, dan LinkAja untuk pembayaran MRT per 1 Juli 2023.

Tuhiyat mengatakan, penyesuaian sistem pembayaran tersebut dilakukan seiring dengan selesainya kontrak kerja sama antara MRT Jakarta dengan keempat platform tersebut. MRT Jakarta juga telah mendorong adanya kelanjutan kolaborasi untuk sistem pembayaran tersebut.

Meski demikian, Tuhiyat mengatakan hingga saat ini belum ada kesepakatan lanjutan antara MRT Jakarta dengan keempat dompet digital tersebut.

"Kami berharap kontrak-kontrak itu dapat lanjut, tetapi kami juga tidak dapat memaksakan jika pihak lain mau mengakhiri [perjanjian]," kata Tuhiyat dalam Forum Jurnalis MRT Jakarta, Rabu (12/7/2023).

Di sisi lain, Tuhiyat mengatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan kerja sama tersebut dapat berlanjut setelah adanya kesepakatan. MRT Jakarta juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi platform lain yang berminat berkolaborasi dengan perusahaan terkait metode pembayaran ini.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT Jakarta Muhammad Effendi menyebutkan dampak dari hengkangnya keempat dompet digital tersebut terbilang minim. Dia menuturkan pengaruh perubahan sistem pembayaran tersebut dibawah 10 persen.

"Tidak ada dampak signifikan ke penumpang. [Jumlah] penumpang kurang lebih masih sama," kata Effendi.

Effendi mengatakan, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi terhadap penyesuaian sistem pembayaran. Sehingga, penumpang terbilang cepat beradaptasi dengan opsi pembayaran yang ada.

Dia mengatakan, saat ini penumpang MRT Jakarta dapat menggunakan dompet digital AstraPay, i.Saku, dan blu untuk membayar. Penumpang masih dapat menggunakan kartu multitrip, single trip, dan JakLingko.

Kemudian, kartu uang elektronik atau jenis Brizzi, Flazz, e-Money, Tapcash, dan jakcard juga masih dapat digunakan. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper