Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Klaim Pengangguran Mingguan AS Naik Tipis, PDB Kuartal IV/2022 di Bawah Proyeksi

Klaim tunjangan pengangguran awal naik 7.000 menjadi 198.000 untuk pekan yang berakhir 25 Maret, sedangkan PDB AS IV/2022 direvisi naik 2,6 persen.
Seorang warga tengah berbelanja kebutuhan makanan di salah satu pusat perbelanjaan Amerika Serikat (AS)./Bloomberg
Seorang warga tengah berbelanja kebutuhan makanan di salah satu pusat perbelanjaan Amerika Serikat (AS)./Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Jumlah warga Amerika Serikat yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran baru naik pekan lalu. Hal ini menunjukkan belum adanya tanda-tanda dampak material pengetatan kondisi kredit pada pasar tenaga kerja.

Berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis Kamis (30/3/2023), klaim tunjangan pengangguran awal naik 7.000 menjadi 198.000 untuk pekan yang berakhir 25 Maret, sedikit lebih tinggi dari proyeksi ekonom dalam survei Reuters sebesar 196.000 klaim.

Klaim pengangguran awal tetap sangat rendah meskipun ada gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di sektor teknologi.

Para ekonom mengatakan rendahnya tingkat klaim ini disebabkan oleh faktor penyesuaian musiman yang digunakan pemerintah untuk menghilangkan fluktuasi musiman dari data.

Namun, ekonom mengakui bahwa klaim masih tetap rendah meskipun menggunakan metode alternatif.

Ekonom JPMorgan Daniel Silver mengatakan meskipun pendekatan penyesuaian musiman alternatif menunjukkan angka yang kurang optimis akhir-akhir ini, data klaim pengangguran tidak menunjukkan hasil yang sangat lemah.

“Namun, momentumnya mungkin melemah," katanya seperti dilansir Reuters, Kamis (30/3/2023).

Departemen Tenaga Kerja mengatakan bahwa faktor penyesuaian musiman yang diperbarui akan tersedia bulan depan.

Dengan 1,9 lowongan pekerjaan untuk setiap orang yang menganggur pada Januari, pemberi kerja pada umumnya enggan untuk melepaskan para pekerja, sedangkan para pekerja yang di-PHK dapat dengan mudah mendapatkan pekerjaan baru.

Namun, pengetatan standar pinjaman menyusul kejatuhan dua bank regional ini dapat mempersulit rumah tangga dan usaha kecil untuk mengakses kredit, sehingga berpotensi mengurangi permintaan tenaga kerja.

Menurut sebuah analisis dari Goldman Sachs, industri rekreasi-perhotelan dan industri jasa lainnya sangat bergantung pada pinjaman bank. Kurangnya akses kredit juga dapat memperburuk kondisi di sektor informasi.

Sementara itu, klaim pengangguran lanjutan yang mencakup orang yang menerima tunjangan kedua naik 4.000 menjadi 1,689 juta hingga 18 Maret 2023. Klaim lanjutan termasuk periode di mana pemerintah mensurvei rumah tangga untuk tingkat pengangguran untuk bulan Maret.

Klaim lanjutan meningkat secara moderat antara minggu survei bulan Februari dan Maret. Adapun tingkat pengangguran berada pada 3,6 persen pada Februari.

Ketahanan pasar tenaga kerja membantu mencegah resesi. Dalam laporan terpisah, Departemen Perdagangan melaporkan ekonomi tumbuh pada tingkat yang solid pada kuartal keempat, meskipun sebagian besar peningkatan output berasal dari akumulasi inventaris, yang sebagian besar tidak direncanakan.

Produk domestik bruto (PDB) AS tercatat naik 2,6 persen pada kuartal IV/2022, berdasarkan data revisi ketiga pemerintah. Angka tersebut direvisi turun dari angka 2,7 persen yang dilaporkan bulan lalu.

Para ekonom memperkirakan pertumbuhan PDB tidak akan direvisi. Adapun PDB kuartal I/2023 diperkirakan tumbuh 3,2 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper