Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sri Mulyani Pilih Blusukan Bareng Mensos Risma Ketimbang WEF 2023 Davos

Sri Mulyani mengungkap alasan untuk blusukan dengan Mensor Risma di Malang ketimbang hadir ke WEF 2023 di Davos, Swiss.
Menkeu Sri Mulyani dan Mensos Tri Rismaharini meninjau penyaluran bantuan sosial dan berdialog langsung dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), Rumah Sejahtera Terpadu (RST), ATENSI Disabilitas, ATENSI Yatim Piatu, Program Permakanan Lansia dan Disabilitas. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang pada Jumat (20/1/2023). Dok Kemenkeu RI
Menkeu Sri Mulyani dan Mensos Tri Rismaharini meninjau penyaluran bantuan sosial dan berdialog langsung dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), Rumah Sejahtera Terpadu (RST), ATENSI Disabilitas, ATENSI Yatim Piatu, Program Permakanan Lansia dan Disabilitas. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang pada Jumat (20/1/2023). Dok Kemenkeu RI

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan alasan dia lebih memilih blusukan bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini di Malang ketimbang pergi ke World Economic Forum (WEF) 2023 di Davos, Swiss. 

Sri Mulyani mengatakan bahwa dirinya turut serta diungan dalam pertemuan pemimpin dunia di World Economic Forum (WEF) 2023 yang berlangsung di Davos, Swiss, 16-20 Januari 2023.

Meski mendapat undangan tersebut, dirinya lebih memilih melakukan kegiatan di Indonesia, tepatnya di Malang, Jawa Timur, pada empat hari terakhir.

Melalui unggahan dalam Instagram pribadinya, Sri Mulyani membagikan keindahan Kota Batu, Malang, yang tidak kalah dengan Davos dan Pegunungan Alpen di Eropa.

“Kenapa saya menyebut dua tempat itu karena minggu-minggu ini seluruh pemimpin dunia dan bisnis itu sedang kumpul di sana saya juga diundang ke sana, tetapi saya milih ke Batu [Malang],” ujarnya dalam Seminar Ekonomi Nasional "Ketahanan Ekonomi Nasional di Tengah Ancaman Resesi Global", Minggu (22/1/2023).

Hal tersebut Sri Mulyani lakukan dalam upaya menjaga ketahanan ekonomi ditengah ancaman resesi global. Dirinya menyebut saat ini ekonomi Indonesia sedang berada pada tren kenaikan, sehingga harus waspada agar tidak terdampak dari negara lain yang terancam resesi.

Menkeu menganalogikan bahwa perlu fondasi yang kuat dari negara, seperti ketahanan pangan dan energi, untuk membentengi diri tidak terhujani dampak dari resesi.

“Kami dalam posisi yang ekonominya sedang naik. Kalau kami nggak waspada, bisa kesamber gledeknya dan hujannya itu ke sini karena hujannya merata, cuma karena pendoponya bagus baru dan nggak bocor, hujan derea di sana, di sini tetep kering. Itu maksudnya alarmn-ya Bapak Presiden,” jelas Menkeu Sri Mulyani.

Sejak 2022, Presiden Joko Widodo telah memberikan peringatan atau alarm terkait 2023 yang akan berlangsung gelap karena dalam bayang-bayang resesi. Dengan kata lain, Jokowi memperingatkan bahwa kondisi global sedang tidak baik-baik saja dan Indonesia perlu meningkatkan pertahanan ekonominya.

“Nah kami yang di dalam rumah ditata supaya semakin baik-baik saja, yang sudah baik dijaga, yang belum sembuh disembuhkan, yang sudah sembuh terus didorong,” ungkapnya.

Dalam unggahannya di Instagram, Sri Mulyani membagian kegiatannya selama di Malang dalam empat hari, mulai dari mengunjungi para penerima bantuan sosial bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini, evaluasi kinerja Kemenkeu, hingga belanja di Pasar Oro-Oro Dowo.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper